Home > EKONOMI & BISNIS > Sebanyak 12 Jenis Mobil Esemka Lolos Uji Tipe Kemenhub

Sebanyak 12 Jenis Mobil Esemka Lolos Uji Tipe Kemenhub

SOLO[Kampusnesia] – Sebanyak 12 jenis kendaraan produksi  Esemka telah lolos uji tipe di Kementerian Perhubungan, menyusul produk mobil Pickup Bima 1.2 dan Bima 1.3 mulai dipasarkan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya mengatakan 12 jenis kendaraan produksi Esemka telah lolos uji tipe di Kementerian Perhubungan. Namun PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) baru meluncurkan produk perdananya jenis pickup Bima 1.2 dan Bima 1.3.

“Dua jenis produk Esemka juga segera di-launching . Bahkan ke depan, produk asli Indonesia ini bisa juga bakal diekspor ke negara tertentu di antaranya di negara  Myanmar,” ujarnya, Jumat (6/9).

Namun, lanjutnya, saat ini PT Solo Manufaktur Kreasi sedang konsentrasi untuk menggarap pasar dalam negeri, sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan industri dan pertanian.

Menurutnya, Esemka mengambil posisioning di pedesaan untuk ikut membangun mobil-mobil angkutan pedesan.

Sementara itu, Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi, Eddy Wirajaya menuturkan pabrik beserta fasilitas Esemka semuanya dikerjakan oleh anak bangsa termasuk anak direksinya adalah anak bangsa.

“Kami sampaikan mobil yang kami produksi bukan lah mobil nasional, tapi mobil yang dibuat anak bangsa,” tutur Eddy.

Menurutnya, harga pickup Esemka Bima 1.2 dan 1.3 dipatok sekitar Rp110 juta, sedangkan SUV Esemka Garuda 1 diperkirakan masih di bawah Rp 280 juta. Harga tersebut berdasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor 2019.

Permendagri, menyebutkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Esemka Bima 1 adalah Rp81 juta, sedangkan SUV Esemka Garuda 1 Rp 209 juta per unit.

NJKB merupakan penghitungan nilai jual kendaraan bermotor sebelum memperhitungkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan biaya-biaya ikutan lainnya. Mengingat penghitungan BBNKB berbeda-beda di setiap daerah atau provinsi.

Seperti diketahui Presiden Joko Widodo telah meresmikan pabrik mobil dalam negeri PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Boyolali, pada Jumat (6/9).

Peresmian pabrik itu, sekaligus menandai debut terbuka mobil merek Indonesia dalam pasar otomotif nasional, hingga diharapkan dapat ikut mendorong pertumbuan ekonomi lebih cepat. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 19 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *