Home > HEADLINE > Penghentian Audisi PB Djarum Bakal Sulitkan Pencarian Bibit Atlet Bulutangkis

Penghentian Audisi PB Djarum Bakal Sulitkan Pencarian Bibit Atlet Bulutangkis

SEMARANG[Kampusnesia]- Keputusan PB Djarum menghentikan audisi atlet bulutangkis muda, bakal menghambat pencarian bibit atlet bulutangkis muda Indonesia, yang selama ini banyak lahir atlet bulutangkis tingkat nasional dan dunia dari hasil audisi PB Djarum itu.

PB Djarum menghentikan audisi atlet bulutangkis setelah terjadi kisruh yang berkepanjangan dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Bahkan berbagai pihak yang berkecimpung dalam pembibitan atlet bulutangkis di daerah sangat menyesalkan.

Manager Persatuan Bulutangkis (PB) Hamas Semarang, Mursyid mengatakan penghentian audisi Djarum dapat mengancam keberlangsungan upaya pembibitan atlet bulutangkis nasional, mengingat selama ini hanya PB Djarum yang rutin menggelar audisi pencarian bibit unggul bulutangkis nasional setiap tahun.

“KPAI tidak memikirkan dampak lebih panjang. Kenapa KPAI tidak mengurusi saja kasus eksploitasi anak yang lebih marak terjadi di jalanan, kenapa malah ini yang jelas memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara dianggap menyalahi ketentuan,” ujar Mursyid, Selasa (10/9).

Menurutnya, kalau PB Djarum benar-benar menghentikan audisi, maka dampaknya Indonesia akan kekurangan atlet potensial. Selain itu, banyak PB kecil di daerah yang menjadi mati karena tidak ada siswa yang mau berlatih badminton.

“Selama ini, yang menjadi penyemangat atlet muda kita adalah ikut audisi Djarum, lolos dan menjadi atlet nasional. Sebab selama ini yang nyata melakukan penjaringan, pembinaan dan orbit atlet bulutangkis itu tidak banyak, dan saya kira Djarum yang paling konsisten. Kalau ini ditutup, terus ke depan kira-kira atlet dari klub kecil mau kemana,” tuturnya.

Dia meminta agar para pejabat tinggi di negeri ini ikut andil menyelamatkan masa depan atlet bulutangkis di Indonesia. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pun diminta segera mengambil sikap tegas untuk menyelamatkan atlet bulutangkis di wilayahnya.

“Beberapa waktu lalu saya mendengar informasi, pak Ganjar siap mendorong audisi PB Djarum tetap dilaksanakan. Saya senang mendengar itu, namun harus diikuti dengan sikap tegas untuk mempertahankan audisi ini demi masa depan atlet bulutangkis Jateng di masa yang akan datang,” ujarnya.

Hal senada Pengurus PB Gatra Pino Semarang Dwi menuturkan sungguh ironis KPIA membuat PB Djarum menghentikan audisi pencarian bakat.

“Audisi PB Djaru sudah berjalan lama dan sangat bagus, namun karena masalah ini, jadi terganggu dan harus ada jalan tengah agar audisi ini tetap berlanjut,” tuturnya.

Dia berharap campur tangan pemerintah untuk menengahi persoalan ini. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga diharapkan dapat menjadi mediator.

“Karena banyak sekali PB kecil yang ada di Jateng yang menjadikan audisi PB Djarum sebagai wadah untuk berkarier para atlet bukutangkis,” ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebelumnya menegaskan pihaknya tetap mendorong agar PB Djarum tetap menggelar audisi pencarian bibit unggul atlet bulutangkis, karena selama ini PB Djarum sudah melahirkan atlet gemilang termasuk dari Jateng.

“Jadi kalau Djarum selama ini sudah membantu pembinaan bulutangkis, saya mendorong agar itu tetap berjalan. Karena itu dalam rangka mencari talenta anak-anak kita khususnya di Jateng agar jadi champions di badminton. Jadi saya mendorong agar Djarum tetap melakukan audisi,” tutur Ganjar, Senin (9/9).

Ganjar menuturkan siap memfasilitasi dialog antara PB Djarum dengan KPAI terkait polemik ini, karena  permasalahan antara PB Djarum dan KPAI bisa diselesaikan dengan jalan dialog.

“Saya siap berdialog dengan KPAI maupun dengan Djarum. Karena ini ada kaitannya dengan audisi yang dilakukan di beberapa kota di Jateng, kami punya kepentingan agar atlet-atlet berbakat kita bisa juara,” ujarnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 7 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *