Home > HEADLINE > Pengusaha PR Lentera Terang Jaya Gugat Bea Cukai Kudus

Pengusaha PR Lentera Terang Jaya Gugat Bea Cukai Kudus

SEMARANG[Kampusnesia] – Pengusaha pabrik rokok (PR) Lentera Terang Jaya Deny Ulkhaq menggugat Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Kudus ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang, akibat mengalami kerugian setelah izinnya penjualan rokok perusahaannya dicabut tanpa alasan jelas.

Melalui Kuasa Hukumnya Yosep Parera mengatakan pencabutan izin tentang Penetapan Tarif Cukai Hasil Tembakau untuk merek baru atas nama PR Lentera Terang Jaya mengakibatkan empat kontainer rokok produk perusahaan tersebut gagal dikirim ke Filipina.

Menurutnya, perkara itu bermula ketika Lentera Terang Jaya memperoleh izin melalui surat bernomor KEP-191/WBC.10/KPP.MC.02/2019 tentang Penetapan Tarif Cukai Hasil Tembakau untuk merek baru yang diproduki pabrik itu.

Berbekal izin, lanjutnya, yang diterbitkan pada 8 April 2019 itu, Lentera Terang Jaya yang berlokasi di Jepara itu mulai memproduksi rokok dengan merek NEW L.S Menthol (ND) yang akan diekspor ke Filipina. Namun, Bea Cukai tiba-tiba mencabut izin tersebut pada Juli 2019 tanpa alasan yang jelas.

“Pencabutan izin tersebut, mengakibatkan pabrik rokok Lentera Terang Jaya mengalami kerugian materiil dan imateriil hingga mencapai senilai Rp12,8 miliar. Kerugian atas batalnya pengiriman 1.200 karton rokok serta hilangnya kepercayaan bisnis,” ujar Ketua Peradi Semarang ini, Selasa (10/9).

Dia menuturkan terdapat pelanggaran terhadap azas umum penyelenggaraan pemerintahan yang baik oleh kantor Bea Cukai Kudus. Bahkan tindakan Bea Cukai tersebut dikhawatirkan akan menurunkan kepercayaan investor yang akan masuk ke wilayah Jateng. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 20 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *