Home > HEADLINE > Ganjar Tawarkan Kantor Untuk Senator Di Samping Ruang Kerjanya

Ganjar Tawarkan Kantor Untuk Senator Di Samping Ruang Kerjanya

JAKARTA[Kampusnesia]  – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menawarkan agar anggota DPD RI membuka kantor di daerah masing-masing. Khusus untuk Jateng disediakan para senator dapat ngantor di samping ruang kerjanya.

Selama ini, tutur Ganjar, keberadaan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) jadi corong para pemimpin daerah kepada Pemerintah Pusat, sehingga untuk memahami aspirasi masyarakat para senator mesti menggandeng kepala daerah.

“Kantor DPD harus dibuka di banyak daerah. Di ibukota provinsi. Di gubernuran. Karena mereka (anggota DPD) ini bekerja tanpa fraksi, jadi mereka kerja individu. Apakah itu bisa? Impossible,” ujarnya saat memberikan orientasi pada anggota DPD RI Terpilih periode 2019-2024, di Jakarta, Jumat malam (19/9).

Bahkan, lanjutnya, untuk senator asal Jateng akan disiapkan ruangan di samping ruang kerjanya. Selain hemat anggaran juga efisiensi kerja. Komunikasi yang lancar antara pemimpin daerah dengan senator akan semakin memudahkan aspirasi masyarakat untuk sampai ke Pemerintah Pusat.

“Kalau berkantor di sebelah saya, akan saya buatkan sistem informasi yang terintegrasi, DPD RI, Pemprov dan Pemkab atau Pemkot. Tidak perlu pusing. Aduan bisa langsung masuk dalam sistem,” tuturnya.

Dia mengibaratkan tawaran untuk senator agar berkantor di samping ruang kerjanya itu merupakan sebuah lamaran nikah, karena dengan pernikahanlah orang mampu merancang dan merealisasikan mimpi-mimpi, dalam konteks ini memajukan daerah serta memakmurkan masyarakat.

“Karena sudah menikah, bisa memanggil kami untuk penyelesaian persoalan agar didengar langsung oleh pemerintah pusat. Bupati silakan ngomong, jangan takut karena ada bapak ibumu di sini (DPD dan Gubernur),” ujarnya.

Secara teknis, menurutnya, kantornya bisa ditempati staf anggota DPD RI sepanjang para senator itu menjalankan tugas di ibukota. Tugas staf tersebut untuk mengikuti perkembangan di provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Staf DPD RI di daerah. Membantu memantau, memformulasi dan menyampaikan ke anggota dalam bentuk pertanyaan yang didasarkan pada keputusan pemerintahan daerah. Karena semua urusan pusat juga urusan daerah,” tuturnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 13 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *