Home > HEADLINE > DPD Gerindra Jateng Bakal Dorong Kader Internal Untuk Maju Pilkada 2020

DPD Gerindra Jateng Bakal Dorong Kader Internal Untuk Maju Pilkada 2020

SEMARANG[Kampusnesia] – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Jawa Tengah sedang melakukan inventarisir dan identifikasi kader partai maupun tokoh di luar partai yang bakal diusung sebagai bupati/walikota pada pilkada serentak di 21 kabupaten/kota pada 2020 mendatang.

Bendahara DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Heri Pudyatmoko mengatakan pihaknya mulai mengidentifikasi tokoh yang bakal diusung menjadi calon kepala daerah pada pilkada serentak 2020 mendatang.

Selain nama tokoh dan kader Gerindra, lanjutnya, pihaknya juga memetakan potensi angka kemenangan dan potensi koalisi dengan partai lain di 21 kabupaten/kota di Jateng.

“Pada Oktober ini hingga Nopember mendatang, kami minta tanggapan dan masukan dari DPC Gerindra terkait nama -nama calon yang bakal diusung. Selain itu juga koalisi dengan parpol mana saja ,” ujarnya di Semarang, Rabu (9/10).

Menurutnya, Gerindra akan mengutamakan kader internal untuk diusung dalam ajang pesta demokrasi serentak 2020 mendatang, meski tetap membuka peluang bagi tokoh di luar partai.

“Dari kader dan dari luar kader yang memiliki kapasitas dan kapabilitas dan integritas. Yang diutamakan dari kader internal. Kita akui bahwa untuk 21 kabupaten/kota yang menggelar pilkada serentak 2020 kader sendiri tidak mencukupi,”  ujarnya.

Di Jateng, lanjutnya, Gerindra memiliki potensi kader muda yang mumpuni dan DPD Gerindra Jateng akan mendorong agar kader internal dapat ikut bertarung dalam kontestasi Pilkada serentak 2020 mendatang.

“Bagi kabupaten/kota yang perolehan suaranya signifikan berdasarkan hasil Pemilu 2019 dan ada kadernya yang mumpuni akan didorong untuk maju,” tutur Heri yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Gerindra

Dia menuturkan dari kabupaten/kota yang menggelar pilkada masing masing mengajukan tiga nama. Nama yang diserahkan itu dari kader internal dan diluar kader yang memiliki kapasitas dan kapabilitas.

Heri menambahkan Gerindra membuka peluang untuk berkoalisi dengan PDIP dalam pilkada serentak di 21 kabupaten/kota pada 2020 mendatang.

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada 2020, tutur Heri, di 21 kabupaten/kota di Jateng itu, 21 DPC Gerindra didorong untuk membuka komunikasi politik dengan sejumlah parpol yang yang berpotensi untuk dapat dijadikan mitra koalisi dalam mengusung calon kepala daerah.

“Komunikasi dengan PDIP baik baik saja tidak ada masalah. Pilkada 2020 mendatang berpeluang untuk koalisi dengan PDIP,” ujarnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 8 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *