Home > EKONOMI & BISNIS > Pasar Mranggen Demak Resmi Mulai Dioperasikan

Pasar Mranggen Demak Resmi Mulai Dioperasikan

DEMAK[Kampusnesia]  – Pasar Mranggen Kabupaten Demak yang dibangun dengan investasi sebesar Rp80 miliar dan didesain bertandar nasional mulai resmi dioperasikan, Rabu (9/10).

Peresmian pasar dilakukan oleh Bupati Demak M Nashir di pelataran pasar Mranggen dan dihadiri oleh Forkompimda, OPD Se-Kabupaten Demak, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat Setempat, Kepala Desa Mranggen, pedagang maupun masyarakat sekitar.

Bupati Demak M Nashir mengatakan pasar Mranggen Demak dibangun dengan 6 tahap sejak 2014 lalu dengan biaya sebesar Rp80 milyar.

Dengan dibangunnya kembali pasar Mranggen, lanjutnya, diharapkan terjadi perubahan perilaku masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Demak bagian selatan untuk kembali berbelanja di pasar tradisional.

Elain itu, tutur Nashir, untuk mewujudkan itu dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar Mranggen.

“Jika pasar tradisional sudah dibangun dengan bagus, seharusnya bisa dirawat dan dijaga kebersihan serta kenyamanannya. Saya yakin masyarakat tidak enggan lagi belanja di pasar tradisional,” ujarnya.

Dia berpesan supaya merubah stigma masyarakat tentang pasar tradisional. Tidak ada lagi pasar tradisional yang kumuh, bau dan tidak aman. Pasar tradisional yang ada di Demak adalah pasar tradisional dengan konsep modern. Dimana masyarakat dan pedagang bisa bertransaksi dengan nyaman.

“Dengan demikian, saya minta agar setiap orang yang ada di pasar bisa menjaga kebersihan. Kepada para pedagang, jangan buang sampah sembarangan. Terutama di saluran air. Kenyamanan juga harus terus dijaga, sehingga kita bisa bersaing dengan pasar modern yang menjamur,” tuturnya.

Ke depan, dia menambahkan diharapkan e-retribusi bisa diberlakukan bagi pedagang pasar Mranggen, sebagai upaya untuk memudahkan para pedagang. Kepada instansi terkait jugadi minta untuk segera menindaklanjuti.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Demak Siti Zuarin menuturkan tasyakuran dan peresmian Pasar Mranggen ini, sekaligus menandai telah diselesaikannya Pembangunan Pasar Mranggen yang dimulai sejak 2014.

“Dengan ditempatinya pasar Mranggen ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di Kecamatan Mranggen dan pada umumnya di Kabupaten Demak,” ujarnya.

Menurutnya, pasar Mranggen dibangun 6 tahap mulai 2014 hingga 2019 dengan menghabiskan anggaran Rp 80,3 milyar yang diperileh dari sumber dana APBD Kabupaten Demak Rp71 milyar dan APBD Provinsi (Ban Gub) Rp8 milyar.

Pasar Mranggen memiliki luas bangunan kurang lebih 1.2610 meter persegi terdiri dari 2 lantai untuk lantai 1 terdapat 664 kios terdiri dari 190 kios permanen dan 474 kios partisi. Sedangkan lantai 2 ada 619 kios terdiri dari 170 kios permanen, 238 kios partisi dan 211 los. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 38 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *