Home > EKONOMI & BISNIS > Tower Tentrem Semarang Dipastikan Beroperasi 23 April 2020

Tower Tentrem Semarang Dipastikan Beroperasi 23 April 2020

SEMARANG[Kampusnesia] – Pembangunan fisik proyek hotel, apartemen dan mal Tentrem senilai Rp1,2 triliun di kawasan Jalan Gajahmada Semarang hampir rampung dan ditargetkan 23 April 2020 sudah dapat dioperasikan.

Proyek  bangunan gedung Tentrem Semarang dengan desain dua tower setinggi 76 meter diharapkan selesai tepat waktu sesuai yang dijadwalkan dengan memakan waktu selama dua tahun lebih, sekaligus untuk mengantisipasi membaiknya pertumbuhan industri properti ke depan.

Hotel, Mall, dan Apartement Tentrem Semarang dibawah naungan pengelolaan  PT Candi Baru itu dibangun di atas tanah seluas 9.000 m2 dengan luas bangunan 85.000 m2 dan berdiri dua tower karena di belah di tengahnya oleh  Jalan Pekunden.

Direktur Utama PT Hotel Candi Baru (HCB) Irwan Hidayat mengatakan saat ini pekerjaan fisik Hotel Tentrem sudah mencapai lebih 80% dengan waktu tiga tahun berjalan sejak peletakan batu pertama 29 April 2016 lalu

Menurutnya, di antara dua gedung dengan ketinggian 76 m akan dihubungkan dengan jembatan atau sky bridge yang juga difungsikan sebagai area komersial. Jembatan ini melintas di atas jalan umum Pekunden.

PT Candi Baru disiapkan untuk pengelolaan gedung Tentrem dan kehadiran Hotel, Mall, dan Apartement megah ini dapat mengawali kesiapan Kota Semarang yang mulai menggeliat dan berbenah diri sebagai kota perdagangan dan wisata.

Konsep bangunan Hotel Tentrem, lanjutnya, akan bertahan hingga 50 tahun dan pelaksanaanya dengan menggandeng tenaga ahli bangunan profesional, seperti halnya gedung yang banyak dibangun di Singapura.

Gedung Mall megah yang dibangun menyatu dengan Hotel dan Apartement Tentrem Semarang bakal dilengkapi berbagai fasilitas, selain hall/atrium mall dan Bioskop. Gedung Megah menjulang ini dipastikan bakal memberikan kontribusi PAD cukup besar bagi Kota Semarang khususnya dan Jateng umumnya.

“Hadirnya Gedung Tentrem, mall dan apatermen Semarang ini akan memberikan kontribusi PAD dari pembayaran pajak PPN, operasional hotel, apartemen, mall, baik berupa PPN, PPh, maupun pajak bumi dan bangunan (PBB),” ujarnya  usai melakukan Topping Off Ceremony Hotel Tentrem Semarang, Rabu (9/10).

Selain itu, tutur Irwan, mall Tentrem juga akan dilengkapi berbagai fasilitas di antaranya fasilitas super market yang ditempat di lantai satu, meeting room, gym center, utility room dan sejumlah ruangan bioskop modern.

“Semarang ini tempat terbaik. Bahkan saya yakin ekspatriat sudah banyak yang tinggal di kota ini, sehingga membutuhkan fasilitas yang nyaman seperti apartemen ini. Kami juga ucapkan terimakasih  kepada Pemkot Semarang sehingga proyek terlaksana dengan baik dan lancar, mulai dari perijinan hingga pembangunannya, serta terimakasih kepada jajaran Kepolisian dan TNI yang telah memberikan rasa aman selama proyek berjalan,” tuturnya.

Proyek gedung itu, lanjutnya, ditarget mampu break event point (BEP) setelah beroperasi paling cepat 7 tahun mendatang, seiring dengan pertumbuhan perekonomian daerah yang kini terus membaik.

Tidak hanya itu, turur Irwan, sebagian masyarakat kini semakin berminat membeli apartemen untuk investasi jangka panjang, sehingga manajemen Tentrem membangun apartemen dengan dua pilihan harga untuk segmen menengah ke atas dipasarkan sebesar Rp4,8 miliar dan Rp6 miliar per unit serta disediakan mencapai kapasitas 88 unit.

Dari apartemen yang disediakan terdiri dari tipe dua kamar tidur 38 unit, tiga kamar tidur 38 unit, dan penthouse sebanyak 8 unit. Lokasi yang dekat dengan pusat kota Semarang itu hanya 300 meter dari Simpang Lima, juga menjadi daya tarik bagi pembeli.

“Saat ini sudah terjual 64 unit apartemen atau 62% dari total yang disediakan sebanyak 88 unit dan pembelinya tidak hanya dari Semarang, tetapi juga dari Jakarta dan provinsi lainnya. Bahkan kami akan naikan harga hingga 10% ” ujar Irwan.

Menurutnya, peluang bisnis properti semakin prospektif untuk jangka panjang ke depan, sehingga hotel Tentrem berbintang lima dengan logo bunga teratai yang dibangun itu disiapkan dengan kapasitas 216 kamar dengan tipe deluxe, premier, executive, dan president suite. Sementara mal akan diberikan fasilitas super market, meeting room, gym center, utility room, dan bioskop.

Bangunan gedung Tentrem berlantai 18 yang berlokasi di kawasan segitiga emas di Kota Semarang itu, bakal ikut memacu pertumbunan perdagangan di ibukota Jateng lebih cepat, yang kini terus mulai berkembang pesat.

”Kami optimis pembangunan Hotel Tentrem zero accident, aman, bersih, lingkungan terjaga, dan kami gunakan pemborong yang telah memiliki ISO. Kami kerjakan sesuai langkah-langkah yang tepat sehingga tidak perlu khawatir,” tutur Irwan.

Irwan menuturkan semua tenaga kerja manajemen Tentrem Semarang merupakan anak bangsa mulai dari manajer hingga karyawan bawah warga Indonesia, tidak ada tenaga asing. Bahkan semua produk yang digunakan juga produk lokal.

Proyek berkonsep mix use building tersebut sengaja dibangun sebagai bagian persiapan menghadapi Semarang masa depan yang dipastikan bakal terus tumbuh menjadi kota metropolitan yang maju.

“Kota Semarang enam tahun lalu sudah jauh berbeda dengan saat ini, bahkan lima tahun ke depan kami yakin ibukota Jateng ini bakal menjadi daerah dimana memiliki masa depan yang cerah dengan bisnis bergairah, ekonomi terus tumbuh, infrastruktur semakin bagus, dan jadi kawasan industri, termasuk di sektor kepariwisataan,” ujar Irwan. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 96 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *