Home > EDITOR'S CHOICE > Kecintaan K-Popers Terhadap Idola Semakin Besar

Kecintaan K-Popers Terhadap Idola Semakin Besar

K-pop kepanjangan dari Korean Pop, yang merupakan musik populer yang berasal dari Korea Selatan. Banyak artis dan kelompok musik pop Korea sudah menembus batas dalam negeri hingga melejit di kancah musik dunia, bahkan juga semakin populer di kalangan anak muda Indonesia. Banyak sekali artis Korea yang sudah menggelar konser di Indonesia.

K-Popers merupakan sebutan dari penggemar artis Korea, yang menggemari lagu hingga penampilan dance idolanya. Rasa antusias dan sayang mereka yang sangat tinggi pada idolanya, hingga rela melakukan banyak hal, seperti merelakan waktu dan kuota untuk streaming MV di Youtube, bahkan sampai mengumpulkan uang untuk membeli tiket konser dan mengoleksi setumpuk album.

Komonitas maupun penggemar K-pop di negera lain, sangat berbeda dengan K-Popers di Indonesia. Di dalam benak seorang K-popers grup idola, mereka bukan hanya sekedar sekelompok pemuda-pemudi yang mendengar atau menyanyikan lagu idolanya. Sekelompok penggemar dari grup idol Korea atau disebut Fanbase biasanya mengadakan event yang bermanfaat bagi mereka dan juga orang lain.

K-Popers tidak hanya menyukai karya idolnya yang sudah jadi, mereka juga bangga akan perjuangan mereka sebelum jadi idol. Dibalik semua kesuksesan yang diraih oleh idol ada perjuangan mereka untuk menjadi public figure. Perjuangan mereka sampai ketitik itu gak mudah loh, banyak rintangn dan cobaan yang mereka alami. Sebagai fans hanya bisa memberi dukungan terhadap idol.

Sebelum debut, idol yang masih menjalani pelatihan disebut sebagai trainee. Mereka menjalani masa pelatihan yang sangat panjang, bahkan sampai bertahun tahun. Jika seseorang ingin menjadi idol, hal pertama yang harus mereka lakukan adalah lulus audisi penerimaan pelatihan. Bila lulus audisi, seorang trainee berlatih menyanyi, menari, akting dan belajar bahasa lain selain bahasa Korea.

Tidak hanya itu saja, penampilan fisik yang bagus juga salah satu ketentuan setiap agensi. Mereka melakukan latihan fisik dan menjalani diet yang ketat.

Melihat banyaknya latihan yang mereka jalani, tidak mengheran jika setiap idol memiliki banyak bakat. Contohnya Rocky yang memiliki nama asli Park Minhyuk adalah member ASTRO yang menempati posisi rapper serta main dancer dari agensi Fantagio Entertainment.

Tidak hanya sebagai dancer, ternyata Rocky juga dipercaya oleh ASTRO untuk menciptakan koreografi bagi music mereka. Rocky telah menekuni olahraga taekwondo sejak kecil dan masih aktif sampai saat ini.

Bahkan Rocky telah menempati sabuk hitam tingkat empat pada taekwondo. Rocky juga bisa menyanyi loh, dia pernah mengcover lagu Versave on the floor yang di nyanyikan oleh Bruno Mars.

Menjadi idol memang tidak mudah, banyak hal yang harus mereka lewati. Ketika sudah debut pun bukan berarti masalah mereka berkurang, justru itu menjadi awal bagi mereka untuk memulai karir, di tengah ketatnya persaingan saat ini, merekapun tetap harus semangat dan berkarya dengan cara berkerja lebih keras untuk meningkatkan kualitas setiap anggota.

Perjuangan mereka melewati masa pelatihan hingga menjadi idol yang memiliki banyak bakat itu, menjadikan K-popers makin menggilainya. K-popers umumnya menyadari bahwa kekerenan idola mereka adalah hasil kerja keras dan bukan sekedar talenta pas-pasan.

Dalam dunia K-pop, fan service merupakan hal yang sudah tidak asing lagi. Fan service merupakan tindakan idol untuk menghibur para penggemar. Fan service ini biasanya diberikan saat acara fansign, fanmeet, konser maupun saat tak sengaja bertemu sang idol di jalan. Setiap idol biasanya memiliki caranya sendiri untuk memberikan fan service kepada penggemarnya. Dalam beberapa kesempatan idol juga mengizinkan penggemar menyentuh tubuhnya.

Bertemu idol atau bisa sampai menyentuh idolanya, itu menjadi kebahagiaan yang luar biasa bagi para K-popers. Hal itu justru mendorong para penggemar mengupayakan kebahagiaan mereka juga. Memberikan vote pada berbagai ajang dan perayaan ulang tahun besar-besaran, penggemar umumnya hanya menginginkan idolanya bahagia.

 

Oleh: Dwi Novita Anggraeni Mahasiswi STIKOM Semarang
* Artikel ini telah dibaca 65 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *