Home > HEADLINE > Pemprov Jateng Siapkan Lelang 11 Jabatan Minggu Depan

Pemprov Jateng Siapkan Lelang 11 Jabatan Minggu Depan

PURWOREJO[Kampusnesia] -Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo segera melelang sebanyak 11 jabatan tinggi di lingkungan Pemprov Jateng, sebagai upaya untuk mencari orang-orang terpilih sebagai partner membantu mengatur pemerintahan.

“Kita-kira ada 11 (jabatan) kosong. Karena ada tradisi dalam rekrutmen di Pemprov Jateng dengan promosi terbuka atau lelang jabatan, kami akan lakukan lagi hal yang serupa,” ujarnya usai menghadiri upacara peringatan hari pahlawan di Purworejo, Minggu (10/11).

Menurutnya, lelang jabatan akan digelar secara terbuka. Siapapun dan dari daerah manapun boleh mengikuti lelang jabatan itu dan pendaftarannyamulai dibuka minggu depan.

Ke-11 jabatan kosong itu di antaranya Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moewardi Surakarta, Wakil Direktur Umum RSUD Moewardi Surakarta, Wakil Direktur Keuangan RSUD Moewardi Surakarta, Direktur RSUD Prof Dr Margono Soekadjo Purwokerto dan Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah Aminogondho Semarang.

Selain itu, ada pula jabatan Kepala badan kesbangpol provinsi Jateng, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jateng dan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jateng.

“Mudah-mudahan Minggu depan sudah dibuka pendaftarannya. Saya sudah minta mereka yang berkarier dari dalam, dilakukan talent scouting dan mereka yang berbakat kita dorong mau mendaftar. Tidak hanya dari dalam, barangkali ada dari luar Jateng yang ingin masuk, kami memperbolehkan,” tuturnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, sudah ada beberapa dari provinsi lain yang menanyakan tentang lelang jabatan itu. Beberapa dari kabupaten/kota di Jateng juga sudah menyatakan ingin mendaftar.

“kita persilahkan semuanya untuk ikut proses. Silahkan daftar,” ujarnya.

Dia menuturkan proses lelang jabatan dilakukan dengan cukup ketat. Ada tes yang dilakukan oleh panitia seleksi (pansel) yang terdiri dari orang-orang professional, termasuk soal integritas, kompetensi dan pengalaman, memiliki konsepsional untuk mengelola dan ada jiwa leadership serta manajerial yang baik.

Selain itu, dia menambahkan persoalan relasi sosial calon kandidat juga menjadi perhatian. Rekam jejak calon dengan bawahannya, atasannya bahkan dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya akan ditelusuri.

“Bagaimana relasi dia dengan eks bawahannya, atasannya dan tetangga-tetangganya. Dengan penilaian itu, diharapkan orang yang kami pilih adalah orang yang punya relasi sosial baik dan ke depan tidak ada persoalan,” tuturnya.

Menurutnya, juga membutuhkan orang yang memiliki keberanian dalam memimpin organisasi. Para pejabat yang terpilih nantinya, diharapkan berani mengambil resiko dan keputusan saat situasi darurat.

“Saya butuh orang yang memiliki terobosan dan berani, bukan peragu. Orang-orang yang bisa memitigasi persoalan dan menghitung betul resiko yang ada. Kalau tidak, nanti persoalan lagi-lagi mengerucut ke saya. Saya tidak mau ada pejabat yang minta petunjuk, saya ingin mereka memberikan alternatif-alternatif dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Selama ini, lanjutnya, para pejabat yang terpilih dari hasil lelang jabatan di Pemprov Jateng sebagian besar dapat bekerja dengan baik. Meskipun menurutnya, ada sedikit yang masih kurang dan perlu dorongan. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 7 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *