Home > HEADLINE > Menpora Resmi Buka Indonesian Basketball League 2020

Menpora Resmi Buka Indonesian Basketball League 2020

SEMARANG[Kampusnesia] – Turnamen Indonesian Basketball League (IBL) 2020 resmi dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali, di GOR Sahabat, Jumat malam (10/1).

Zainudin mengapresiasi animo masyarakat Kota Semarang yang menyaksikan tiga pertandingan di hari pertama setelah dibuka, yang menunjukan olahraga basket terus berkembang dan positif bagi kemajuan kompetisi kasta tertinggi basket Indonesia ke depan.

“IBL 2020 Seri Semarang, saya anggap luar biasa. Biasanya pertandingan awal-awal dan digelar di hari Jumat itu sepi. Ini Jumat, laga awal tapi cukup ramai, hingga bisa jadi pertanda tanggapan masyarakat  terhadap kompetisi olahraga basket sangat diminati,” ujarnya.

Antusiasme penonton, lanjutnya, yang datang juga karena faktor laga-laga yang diprediksi bakal menarik. Bahkan mulai dari Bank BPD DIY Bima Perkasa Yogyakarta melawan tim debutan bertabur bintang Louvre Surabaya (skor 71-81).

Selain NSH Jakarta menghadapi Satria Muda Pertamina (59-69) dan tuan rumah Satya Wacana Salatiga melawan Amartha Hangtuah (109-115).

Dia menuturkan Perbasi dan IBL diharapkan bisa terus menata lagi ke depan kompetisi ini, sehingga masyarakat disuguhi suatu tontonan yang berkualitas.  Apalagi saat ini pemerintah mendorong partisipasi semua pihak dan kelompok masyarakat.

Pemerintah, tutur Zainudin, sangat mendukung dan mengapresiasi upaya Perbasi dan IBL dalam menyelenggarakan kompetisi seperti ini.

“Kami berterimakasih kepada pemerintah daerah terutama Jawa Tengah dan Kota Semarang yang sudah memberi fasilitas pembuka IBL Pertamax 2020 ini. Saya berharap ini berlanjut di tujuh seri lanjutan, terutama yang terdekat Seri II di Bandung mendatang,” tuturnya.

Menurutnya, semua yang dilakukan federasi cabang olahraga akan terus didukung, termasuk memasukkan timnas basket di dalam kompetisi IBL ini.

“Saya sudah pernah menonton mereka di SEA Games Manila. Saya berharap mereka semakin baik dan stabil karena kami akan jadi salah satu tuan rumah (FIBA World Cup 2023). Semoga bisa jadi penyelenggara yang baik dan timnas bisa berperstasi dengan lolos setiap tahap,” ujarnya.

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah menuturkan Timnas basket Indonesia di IBL menggunakan nama Indonesia Patriot. Selain sembilan tim profesional yang ikut terdiri Bank BPD DIY Bima Perkasa Yogyakarta, Louvre Surabaya, NSH Jakarta, Satria Muda Pertamina, Satyawacana Salatiga, Amartha Hangtuah, Pasific Caesar Surabaya, Prawira Bandung dan Pelita Jaya Basketball.

Sistem yang dipakai di IBL 2020, lanjutnua,  sama seperti tahun lalu. Ada regular series, ada playoff, semifinal, dan final.

Kompetisi musim ini diharapkan semakin kompetitif, menarik, dan menghibur. Tidak hanya pertandingan, tapi juga ada hiburan yang bisa dinikmati masyarakat yang datang di setiap serinya.

“Kami buat dalam satu grup setelah tahun sebelumnya kami pecah dua grup. Hal ini kami lakukan karena ada timnas (Indonesia Patriot) di dalamnya, sehingga disamaratakan karena tim nasional ini hanya akan berlaga di regular series dan jika timnas masuk enam besar, posisinya akan digantikan peringkat ketujuh untuk masuk playoff,” tuturnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 46 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *