Home > HEADLINE > Masyarakat Jangan Panik Meski Covid-19 Telah Memakan Korban

Masyarakat Jangan Panik Meski Covid-19 Telah Memakan Korban

SEMARANG[Kampusnesia] – Kendati Corona virus disease (Covid-19) telah menjadi pandemik dan telah memakan banyak korban diharapkan tidak menjadikan masyarakat panik.

Ketua Umum DPP Ikatan Alumni Universitas Negeri Semarang (Ika Unnes) Dr Drs  Budiyanto SH M Hum mengatakan dalam menghadapi musibah ini diharapkan alumni Unnes dan masyarakat  tidak panik, tetapi tenang dan selalu waspada.

“Gunakan waktu isolasi diri ini untuk merefleksi diri, memperbanyak ibadah dan doa untuk mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Mari kita bersama dengan penuh pengharapan, mohon perlindungan dan keselamatan diri, keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara,” ujar Budiyanto kepada pers di Semarang, Minggu (22/3).

Menurutnya, Covid-19 memang telah menjadi pandemic yang memakan banyak korban di tanah air dan bahkan beberapa negara di belahan dunia, baik masyarakat maupun tenaga medis. Bahkan beberapa pejabat publik juga menjadi pasien yang harus dirawat secara khusus.

Karena itu, lanjutnya, imbauan pemerintah agar selalu menjaga diri dan keluarga untuk tidak keluar rumah, dan menghindari kerumunan orang banyak (mengisolasi diri) perlu diikuti dengan ikhlas.

“ Gunakanlah masker kesehatan saat berinteraksi di luar rumah dan gunakanlah hand sanitizer ketika akan bersentuhan dengan orang lain,” tuturnya.

Dia menambahkan untuk menyukseskan upaya pemutusan siklus penyebaran Covid-19 dibutuhkan kesungguhan untuk mengikuti penjelasan dan regulasi dari Pemerintah yang disampaikan Presiden, Mendagri, Kapolri, MUI, para Gubernur, para Bupati/Walikota, para Dokter dan Tokoh Ahli Virus, maupun Tokoh-tokoh Agama/Ulama terkait informasi terbaru berkenaan dengan perkembangan situasi terkini.

Dengan demikian, tutur Buditanyo, jangan sampai termakan hoaxs atau berita yang tidak memiliki kejelasan sumbernya. Perlu diketahui bersama bahwa perkembangan informasi dunia saat ini menunjukkan persebaran virus Corona tersebut sedang ditangani dengan serius.

“Musuh kita tidak kelihatan.Oleh karena itu biasakanlah pola hidup bersih dan sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin, berolah raga dan berjemur di bawah sinar matahari pagi (10.00 WIB) di sekitar rumah, minimal 15 menit sehari sebagai penunjang kekebalan dan daya tahan tubuh kita,” ujar Budiyanto.  (smh)

* Artikel ini telah dibaca 139 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *