Home > HEADLINE > Masjid Agung Semarang, Baiturrahman Dan MAJT Tidak Selenggarakan Jama ah Sholat Rowatib Mulai 25 Maret

Masjid Agung Semarang, Baiturrahman Dan MAJT Tidak Selenggarakan Jama ah Sholat Rowatib Mulai 25 Maret

SEMARANG[Kampusnesia] – Tiga masjid utama di Kota Semarang meliputi Masjid Agung Semarang, Masjid Raya Baiturtahman Jateng dan Masjid Agung Jateng ) bersepakat tidak menyelenggarakan jamaah sholat rowatib (sholat 5 waktu) mulai hari Rabu (25/3).

Kesepakatan bersama itu ditandatangani KH Hanief Ismail (Ketua Takmir Masjid Agung Semarang), KH Dr Multazam Ahmad M Pd (Ketua Tamir Masjid Raya Baiturrahman Jateng) dan Ketua Pelaksana Pengelola Masjid Agung Jateng (KH Prof Dr Noor Ahmad MA) di ruang rapat MAJT Jl Gajah Raya Semarang, Rabu (25/3).

Ketua PP MAJT KH Prof Dr Noor Ahmad MA mengatakan kesepkatan tiga pengelola masjid di Kota Semarang ini merupakan respon atau tindak lanjut atas tausiyah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah yang menyerukan agar para pengelola masjid dan umat Islam di Jawa Tengah tidak menyelenggarakan sholat Jum’at pada 27 Maret mendatang .

“Dengan alasan perkembangan wabah virus Corona (Covid-19) trend-nya semakin meningkat, selain meniadakan sementara sholat Jum’at di masjid, MUI Jateng juga menyerukan untuk tidak menyelenggarakan jamaah sholat rowatib lima waktu, maka mulai Rabu (25/3) kami tidak menyelenggarakan jamaah sholat rowatib di masjid, ” ujar Prof Noor.

Menurutnya, atas kebijakan ini kepada umat Islam yang selama ini aktif secara rutin mengikuti sholat berjamaah di salah satu ketiga masjid ini dimohon pengertian dan permaklumannya.

Forum pertemuan tiga pengelola masjid ini, lanjutnya, juga menyepakati sekaligus akan menindaklanjuti butir -butir tausiyah lainnya, meliputi tidak menyelenggarakan kegiatan keagamaan di masjid dan adzan sebagai tanda masuk waktu sholat lima waktu tetap dikumandangkan di masjid

Dia menambahkan, tiga pengelola masjid ini juga akan menindaklanjuti tausiyah MUI Jateng kepada umat Islam khususnya jamaah masjid agar memperbanyak membaca sholawat, Al Qur’an dan berdoa memohon kepada Allah SWT agar selamat dari balak dan bencana khususnya Covid -19.

Ketua Takmir Masjid Raya Baiturtahman Jateng, kyai Multazam menuturkan agar informasi kesepakatan tiga pengelola masjid ini dapat segera diketahui masyarakat dan segera dipasang baleho atau spanduk yang berisi pengumuman tidak diselenggarakannya jamaah sholat rowatib dan sholat Jum’at sebagaimana tausiyah MUI Jateng.

“Melalui media informasi out door yang akan dipasang di areal masjid itu diharapkan masyarakat dapat lebih awal mengetahui informasi ini,” tuturnya.

Selanjutnya, tutur kyai Multazam,
untuk pelaksanaan shalat Jumat pada hari-hari jum’at setelah 27 Maret nanti, tiga masjid ini menunggu tausiah berikutnya sesuai dengan perkembangan situasi, demikian juga pelaksanaan sholat jamaah rowatib lima waktu di masjid juga menunggu tausiyah berikutnya. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 59 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *