Home > KABAR KAMPUS > EDUKASI KAMPUS > Unnes Mulai Produksi Hand Saniter Dan Masker

Unnes Mulai Produksi Hand Saniter Dan Masker

SEMARANG[Kampusnesia] – Universitas Negeri Semarang (Unnes) tengah berupaya membuat hand sanitizer dan masker. Sementara Unika Soegijapranata mengeluarkan Surat Edaran Rektor Nomor 0502 tentang Pelaksanaan Bekerja di Rumah Bagi Dosen.

Ketua Tim Satgas Covid-19 Unnes Dr Yuni Wijayanti MKes mengatakan Unnes kini tengah berupaya membuat hand sanisizer dan masker, untuk memenuhi kebutuhan civitas kampus dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap pencegahan virus Coroa atau Covid-19.

Menurutnya, dalam pembuatan dua barang itu dengan melibatkan dosen, pranata laboratorium dan mahasiswa, yang dioharapkan hasil produksi bisa dibagikan secara gratis kepada civitas kampus dan masyarakat.

Saat ini, lanjutnya, Unnes telah memproduksi lebih kurang 3.500 botol hand sanitizer dan 4.500 masker nonmedis dari bahan katun.

“Produksi Hand Sanitiser dibuat di tiga Fakultas meliputi MIPA, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Keolahragaan,” ujarnya, Kamis (26/3).

Menurutnya, jika produk hand sanitizer tersebut sudah sesuai dengan standart dari World Health Organization (WHO). Sedangkan masker dibuat dua lapisan, sehingga dengan lubang di dalam untuk dapat dilapisi dengan tisu atau dibuka sesuai dengan kebutuhan pemakai.

Dia menambahkan selain bahan pembuatan dari katun yang bisa dicuci kembali, desain dua lapis dapat memberi alternatif kepada masyarakat terkait pengunaan masker yang selama ini hanya satu lapis.

Sementara itu, Unika Soegijapranata mengeluarkan Surat Edaran Rektor Nomor 0502 tentang Pelaksanaan Bekerja di Rumah di Lingkungan Universitas Katolik Soegijapranata atau WFH (Work From Home).

Langkah tu, sebagai upaya imbauan pemerintah untuk mencegah pandemi virus Covid-19. Surat edaran tersebut berlaku efektif mulai hari Kamis (26/3) bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik) Unika Soegijapranata.

Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan Unika Soegijapranata Dr Theresia Dwi Hastuti SE MSi Akt CPA mengatakan ini sebagai langkah menyikapi perkembangan Covid-19 dan perlunya tindakan antisipatif yang tepat demi tetap terselenggaranya kegiatan perkuliahan melalui daring maupun pelayanan administratif.

Namun demikian, lanjutnya, dalam kondisi tertentu, saat perlu koordinasi karena ada perubahan secara mendadak, maka dosen atau tendik terkait diminta bersedia hadir di kampus.

Demikian pula prosedural yang harus dilakukan oleh setiap dosen dan tendik Unika apabila melaksanakan pekerjaan di rumah, juga sudah diatur melalui beberapa tahap seperti yang tercantum dalam panduan di sintak Unika Soegijapranata, masing-masing harus melakukan Update Status di sintak.unika.ac.id yang didalamnya ada fasilitas pengambilan foto dan berbagi lokasi, serta status kesehatan, mengisi aktivitas kerja hari tersebut, kemudian tahap terakhir adalah presensi kehadiran bekerja di rumah. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 4 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *