Home > EKONOMI & BISNIS > Darurat Corona Ancam Aktivitas Pedagang Pasar Tiban Semarang

Darurat Corona Ancam Aktivitas Pedagang Pasar Tiban Semarang

SEMARANG[Kampusnesia] – Para pedagang paguyuban pasar tiban di Kota Semarang yang tergabung dalam Paguyuban Guyub Rukun (PGR), meminta perhatian pemerintah atas nasibnya yang selama ini tidak bisa berjualan di tempat – tempat publik, akibat terkena dampak darurat Corona atau Covid-19.

Ketua PGR Untung Wahono mengatakan adanya kebijakan darurat Corona kini berdampak positif bagi aspek kesehatan, keselamatan dan kenyamanan warga. Namun, akses kebijakan tersebut, tentu harus dibarengi dengan solusi alternatif dalam kebijakan ekonomi khususnya adanya perhatian terhadap nasib para pedagang kecil menengah (UKM).

“Kami selama ini tidak bisa berjualan, dan tidak bisa mendapatkan penghasilan selama kondisi darurat Corona ini belum selesai. Padahal kami butuh makan dan butuh menghidupi keluarga, yang tiap hari kebutuhan itu harus ada dan tercukupi,” ujarnya, Senin (13/4).

Selama ini, lanjutnya, para pedagang hanya mengandalkan hasil penjualan dari proses dagang jualan di tempat-tempat yang ada secara pindah tempat satu ke tempat lain, selain berjualan secara kelilingan ditempat tempat keramaian yang ada.

“Kami hanya bisa berharap Pemkot Semaramg, khususnya Walikota bisa memperhatikan nasib kami selaku pedagang kecil yang masuk kategori unit usaha kecil menengah. Kami butuh solusi,  bagaimana kami bisa makan dan menghidupi keluarga ditengah wabah Covid- 19, yang aksesnya sangat berdampak serius bagi penghasilan para pedang kecil,” tuturnya.

Menurutnya, Walikota, Gubernur, Para Wakil Takyat (DPRD) diharapkan bisa berdialog dengan para pedagang. Bagaimana pedagang bisa ada solusi alternatif untuk bisa memenuhi kebutuhan. Bantu para pedagang kecil secara nyata. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 103 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *