Home > HEADLINE > Ganjar Akan Berikan Bantuan Warga Jateng Di Jakarta

Ganjar Akan Berikan Bantuan Warga Jateng Di Jakarta

SEMARANG[Kampusnesia] – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memerintahkan paguyuban perantau Jateng dan Badan Penghubung Jateng di Jakarta untuk membantu melakukan pendataan, mengingat banyaknya masyarakat Jateng yang tinggal di Jakarta hingga saat ini belum mendapat bantuan sosial.

Ganjar juga sudah berkoordinasi dengan Gubernur DKI, Anies Baswedan, Bahkan memerintahkan paguyuban perantau Jateng dan Badan Penghubung Jateng untuk membantu melakukan pendataan.

Menurutnya, banyak mendapat laporan dari warganya yang belum mendapat bantuan sosial. Padahal, warga lain yang ber KTP daerah sekitar, sudah mendapat bantuan dari pemerint.

“Ternyata masalahnya mereka belum terdaftar. Saya sudah komunikasi dengan pak Anies dan pak Ridwan Kamil terkait ini. Saya ingin membantu kalau memang proses pendataanya agar ini bisa cepat ditangani,” ujarnya Ganjar usai memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19, Senin (13/4).

Dari data yang ada, lanjutnya, ada sekitar 7 juta warga Jateng yang mengadu nasib di Jakarta dan kota besar lainnya seperti Bodetabek. Sementara yang sudah terdaftar, baru 1.033 orang saja.

“Jadi masih banyak yang belum masuk data. Kami harap ini menjadi perhatian serius agar mereka yang sudah memutuskan untuk tidak mudik, menjadi cemas dengan kondisi ini,” tuturnya.

Pihaknya sudah memerintahkan Biro Pemerintahan Jateng untuk berkoordinasi dengan Jakarta terkait hal ini. Komunikasi itu penting agar masyarakat tahu dimana mereka daftar, kapan dan apa syaratnya.

“Selama ini infonya pendataan dilakukan di kantor kelurahan, maka saya ingin pastikan semua kantor kelurahan di sana bisa melayani dengan baik. Kalau tidak, kami siap membantu. Kami ingin agar pendataan dilakukan dengan cepat, agar masyarakat kami disana tidak cemas,” ujarnya.

Menurutnya, kesuksesan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta dan sekitarnya akan memberikan dampak signifikan di daerah khususnya Jateng. Apabila itu berhasil, maka masyarakat Jateng tidak banyak yang mudik dan penularan di daerah akan dapat ditekan.

“Dengan migrasi yang kecil itu, membuat penularan dapat dikendalikan dengan baik. Meskipun, kita harus pastikan bahwa mereka yang tidak mudik benar-benar mendapat perhatian dari pemerintah,” tuturnya.

Pemerintah Pusat, dia menambahkan sudah menyiapkan dana bantuan sosial kepada mereka yang terdampak akibat Covid-19 di perantauan. Meskipun pihaknya juga sudah menyiapkan plan B apabila dibutuhkan. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 36 kali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *