Home > HEADLINE > Kejari Kota Semarang Beri Bantuan Sembako Pada Nelayan Terdampak Covid-19

Kejari Kota Semarang Beri Bantuan Sembako Pada Nelayan Terdampak Covid-19

SEMARANG[Kampusnesia] – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang membagikan paket sembako kepada para nelayan dan buruh ikan yang terdampak Covid-19 di Kampung Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pendistribusian logistik tersebut bekerja sama dengan Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Kota Semarang dan dihadiri pengurus Forwaka Jawa Tengah, Senin (13/4).

Kepala Kejari Kota Semarang Sumurung Pandapotan Simaremare mengatakan bantuan ini, sebagai upaya untuk sedikit mengurangi beban masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona (Covid-19).

Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan untuk tahap pertama ini sudah disiapkan 150 paket sembako yang berisi sembako dan masker berbahan kain sesuai arahan pemerintah.

Pembagian banyuan itu, lanjutnya, tidak dilakukan di satu tempat saja, melainkan acak.

“Pokoknya kami bagikan ke masyarakat yang memang layak menerima,” ujar Sumurung.

Selain di Kampung Tambakrejo, dia menambahkan sembako juga diserahkan kepada para tukang becak, pedagang keliling, tukang jahit keliling, hingga penyapu jalanan yang ada di Kota Semarang.

Bahkan juga ada yang dititipkan kepada pegawai dan Jaksa Kejari Kota Semarang untuk diserahkan kepada tetangganya masing-masing yang dirasa layak menerima bantuan.

Sumurung menuturkan untuk bantuan tahap selanjutnya akan disalurkan pada pekan ini juga. Sekarang sudah disiapkan 150 paket sembako lagi, tinggal realissi pembagian.

“Kemungkinan ini akan terus kami lakukan sampai bulan Ramadan nanti, karena kami sudah menyiapkan sekitar 500 paket,” tuturnya.

Ketua Forwaka Jateng Henri Pelupessy didampingi Sekretaris Forwaka Jateng Joko Susanto mengatakan pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dinilai penting. Apalagi di masa pandemi Corona seperti ini.

“Akibat Covid-19, banyak masyarakat yang terdampak. Bahkan untuk makan saja susah. Makannya bagi yang mampu, mari sisihkan untuk membantu sesama,” ujar Henri. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 87 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *