Home > HEADLINE > Sido Muncul Beri Bantuan 1.000 Paket Sembako Untuk Warga Tedampak Covid-19

Sido Muncul Beri Bantuan 1.000 Paket Sembako Untuk Warga Tedampak Covid-19

JAKARTA[Kampusnesia] – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali berpartisipasi dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan kepada warga terdampak darurat Corona.

Bantuan berupa 1.000 paket sembako diberikan untuk warga Bekasi Barat dan diserahkan oleh Brand Ambassador Kuku Bima Energi Sido Muncul Donny Kesuma kepada dr Mardiana B Kaswan di Perumahan Jaka Permai Bekasi Barat, Rabu (15/4).

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan bantuan dengan total nilai Rp270 juta itu, berupa paket sembako kepada warga di Bekasi Barat. Sementara di Semarang bantuan paket produk Sido Muncul untuk meningkatkan daya tahan tubuh diberikan kepada Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Bantuan berupa paket produk Sido Muncul itu, seperti Tolak Angin, Vitamin C-1.000 dan Jahe Wangi diberikan kepada Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh Komisaris Sido Muncul Sigit Hartojo kepada Gubernur Akademi Kepolisian Irjen Pol Drs Fiandar.

Selama pandemi Covid-19, tutur Irwan, Sido Muncul juga telah menyalurkan bantuan langsung kepada lansia, pengemudi ojek online, supir taxi dan bajaj.

“Kami juga bekerja sama dengan PMI, benihbaik.com, IDI, Rumah Perubahan, dan kitabisa.com. Bahkan telah mendistribusikan bantuan langsung ke beberapa rumah sakit,” ujarnya, Kamis (16/4).

Irwan menuturkan bantuan Sido Muncul ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu tenaga medis dan masyarakat terdampak Covid-19. Sido Muncul juga telah menyiapkan dana sebesar Rp15 miliar yang akan disalurkan dalam bentuk paket produk Sido Muncul, paket sembako, uang tunai, APD berupa Hazmat, Sarung Tangan, Masker, Face Shield, Virus Transport Media (VTM), Rapid Test, Hand Sanitizer, dan Disinfektan.

Sebelumnya pada 4 April 2020 lalu, Sido Muncul juga menyerahkan bantuan senilai Rp2 miliar kepada benihbaik.com, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Palang Merah Indonesia (PMI), kitabisa.com, dan pengemudi ojek online dan supir bajaj.

Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Founder sekaligus CEO Benihbaik.com Andy F. Noya, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar IDI Mohammad Adib Khumaidi, Ketua Bidang Dana dan Prasarana PMI Johnny Darmawan yang mewakili Jusuf Kalla selaku Ketua PMI.

Tak hanya itu, tutur Irwan, Sido Muncul juga memberikan paket sembako dan produk Sido Muncul kepada 1.000 pengemudi taxi melalui situs penggalangan dana kitabisa.com.

Sumbangan secara simbolis diserahkan oleh Irwan Hidayat kepada CEO Kitabisa.com Alfatih Timur dan didamping Rhenald Kasali. Pada saat yang sama, Sido Muncul juga memberikan paket sembako, produk Sido Muncul, dan Hand Sanitizer kepada 300 pengemudi ojek online dan 100 supir bajaj, serta mendistribusikan 500 paket produk ke Gereja Katedral, Jakarta Pusat.

Saat ini, menurut Irwan, Sido Muncul tengah menyiapkan APD untuk tenaga medis dan rumah sakit. Sebanyak 300 APD sudah siap didistribusikan. Selain itu, Sido Muncul tengah memesan 2.000 APD yang diimpor langsung dari China.

Irwan menambahkan sejak awal kemunculan wabah Covid-19, perusahaan telah membentuk tim internal Bantuan Covid-19 Sido Muncul untuk berpartisipasi menghadapi Covid-19.

“Kami berusaha mendistribusikan sendiri bantuan tersebut karena kami memiliki network yang luas. Banyak pihak yang meminta bantuan kepada Sido Muncul, sehingga mempermudah proses pendistribusian, mengingat dalam kondisi bencana wabah Corona ini, yang paling sulit adalah distribusi bantuan,” tuturnya.

Ada kemungkinan pihak yang terlewatkan, lanjutnya, namun yang terlewatkan itulah Sido Muncul akan merealisasikan pemberian bantuan.

“Pokoknya yang penting semua pihak ikut berpartisipasi. Semua ikut arahan dan aturan pemerintah, stay at home, physical distancing. Kalau semua berpartisipasi, semoga pandemi ini tidak berlarut lama. Sebab sekarang mulai memasuki musim pancaroba. Saya khawatir nanti akan muncul DBD dan penyakit ini lebih berbahaya,” ujar Irwan. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 59 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *