Home > HEADLINE > Satgas NU Peduli Covid-19 Demak Siapkan Relawan Untuk Advokasi Warga Paska Karantina

Satgas NU Peduli Covid-19 Demak Siapkan Relawan Untuk Advokasi Warga Paska Karantina

DEMAK[Kampusnesia] – Satgas NU Peduli Covid -19 Demak menyiapkan relawan untuk  mengadvokasi warga yang keluarganya terdampak Corona selama atau paska menjalani proses karantina dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 di tengah masyarakat.

Ketua Satgas NU Peduli Covid-19 Demak dr Abdul Aziz mengatakan relawan – relawan  itu pekan lalu disiapkan melalui kegitan  pembekalan peningkatan kemampuan advokasi kepada  keluarga maupun warga korban Corona sehingga harus mengikuti program isolasi atau karantina.

“Penanganan pencegahan Covid -19 memunculkan problem baru, yakni warga terdampak dikucilkan masyarakat karena ada anggota keluarganya menjalani isolasi atau karantina  selama beberapa hari demi memotong mata rantai Corona,” ujar Aziz,Jum’at (24/4).

Menurutnya, saat ini terjadi kesenjangan informasi tentang seseorang yang sedang menjalani karantina atau isolasi, keluarganya menannggung beban berat, mereka dikucilkan dari masyarakat, karena seakan menjadi pihak tertuduh sebagai biang pembiakan virus Corona.

Beban itu, lanjutnya, tidak secara otomatis lepas, meski proses isolasi/karantina telah selesai dijalani. Karena itu dibutuhkan upaya untuk meyakinkan kepada publik bahwa paska isolasi atau karantina jika hasilnya dinyatakan negatif mestinya disikapi dengan baik.

Dia menambahkan kesenjangan informasi di masyarakat, bahwa orang yang menjalani karantina divonis sudah terpapar, padahal belum tentu, ini harus diluruskan.

Kalau kesenjangan informasi ini, tutur Aziz, jika tidak segera diluruskan dapat memicu tumbuhnya problem sosial baru di tengah pandemi Covid-19. Bahkan akan semakin menambah beban dan menjadi salah satu faktor penghalang upaya pencegahan Covid-19.

Karena itulah, Satgas NU Peduli Covid-19 Demak menyiapkan relawan yang siap mengadvokasi dan melakukan pendampingan kepada warga terpapar dan harus menjalani karantina dan mengkampanyekan kepada publik agar tidak mengucilkan keluarga terpapar maupin warga uang baru selesai menjalani karantina.

“Setelah mengikuti pembekalan , para relawannm kami siap menjalankan misi, kami berharap ada support dari Gugus yang dibentuk Pemkab Demak,” tuturnya. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 21 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *