Home > EKONOMI & BISNIS > Tim Gabungan PKM Kota Semarang Perketat Masuknya Pemudik

Tim Gabungan PKM Kota Semarang Perketat Masuknya Pemudik

SEMARANG[Kampusnesia] – Tim gabungan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) non PSBB Kota Semarang yang terdiri Polrestabes Semarang, Kodim 0733/Semarang, Dinkes Kota Semarang, Dishub Semarang dan BPBD Semarang melakukan penyekatan pemudik di perbatasan Kota Semarang-Kabupaten Kendal, Kamis (30/4).

Penyekatan dilakukan sebagai upaya untuk memperketat para pemudik yang masih nekad melakukan perjalanan mudik, ditengah pemerintah mengeluarkan kebijakan pelarangan mudik.

Selain itu, penyekatan yang dilakukan sejak Senin yang lalu dengan sasaran pemudik dari Jakarta dan Jawa Barat menuju arah Semarang, yang masih juga terpantau pemudik yang nekat.

Arus lalu lintas kendaraan dari arah Jakarta menuju Semarang yang melalui perbatasan Semarang-Kendal dilakukan penyemprotan dengan disinfektan. Begitu juga setiap kendaraan dengan nomor polisi luar Kota Semarang maupun diluar Jawa Tengah yang melintasi pantura Kendal-Semarang dihentikan petugas.

Petugas memeriksa KTP pengemudi, untuk mengecek apakah merupakan pemudik dari luar kota atau bukan. Selain melakukan penyemprotan dengan disinfektan, petugas juga memeriksa suhu tubuh pengemudi mobil dan pengendara motor yang menggunakan kendaraan dengan nomor polisi luar Semarang.

Penyekatan ini sengaja dilakukan untuk mencegah pemudik dari Jakarta dan kota-kota sekitarnya yang hendak menuju Semarang maupun kota-kota di Jawa Tengah.

Wakasatlantas Polrestabes Semarang, Kompol Ferdy Kastalani mengatakan pantauan dan pemeriksaan kendaraan yang melalui jalan pantura Semarang-Kendal dilakukan sejak berdirinya pos pantau dan pos cek point serta sejak diberlakukannya PKM di kota Semarang.

“Satlantas Polrestabes Semarang bersama Kodim Semarang, Dinkes Semarang, Dishub dan BPBD Semarang melakukan penyekatan di perbatasan Semarang sejak Senin. Penyekatan dimulai sejak diberlakukannya PKM di Kota Semarang,” ujarnya.

Menurutnya, dari hasil pantauan di lokasi, sejumlah pemudik kendaraan bermotor mulai terlihat ramai.

“Kami lakukan penyemprotan disinfektan, pengecekan suhu tubuh serta pemeriksaan identitas pengendara motor maupun pengemudi mobil dari luar kota Semarang. Bahkan ada sejumlah pemudik yang pakai motor dari Bekasi dan Jakarta mau ke Pati, kami langsung cek suhu tubuhnya dan didata,” tuturnya.

Tidak hanya itu, petugas juga terus memberikan himbauan kepada pemudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah untuk kembali ke Jakarta atau Jawa Barat. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 46 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *