Home > EKONOMI & BISNIS > Pertades Segera Beroperasi Di Dua Desa Di Kabupaten Semarang

Pertades Segera Beroperasi Di Dua Desa Di Kabupaten Semarang

SEMARANG[Kampusnesia] –  PT Mutiara Teknologi Indonesia (MTI) menggandeng dua BUMDes di Kabupaten Semarang mendirikan Pertades untuk melayani masyarakat desa dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM).

Direktur Operasional PT MTI Imam Anshori mengatakan dua BUMDes mitranya di wilayah Kabupaten Semarang itu, semuanya di wilayah Kecamatan Bringin yakni BUMDes Desa Kalijambe dan Desa Tlogo.

“MoU untuk mengembangkan bisnis BUMDes di kedua desa itu ditandatangani Minggu lalu, setelah ini kami akan bergerak bersama untuk menyelesaikan berbagai perijinan baik kepada otoritas setempat maupun ke Pertamina,” ujar Anshori di Semarang, Selasa ( 5/5).

Menurutnya, regulasi yang segera dipenuhi dalam waktu dekat di antaranya meliputi ijin mendirikan bangunan (IMB) untuk konstruksi pangkalan, ijin distribusi dan sebagainya.

Paska MOU, lanjutnya, akan dilanjutkan dengan penyiapan lahan, maintenen, SDM pengelola dan sebagainya yang diharapkan proses yang ditempuh ini bisa berjalan lancar dan Pertades di kedua desa ini bisa segera beroperasi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan  BBM untuk mendukung berbagai aktifitas masyarakat.

Dia menambahkan Pertades di kedua desa ini menyediakan BBM jenis pertamax dan pertalite. Selain melayani pembelian langsung dari masyarakat juga melayani para pengecer  yang selama ini mengambil langsung di SPBU.

Jadi, dia menambahkan Pertades hadir di pedesaan sekaligus memperpendek mata rantai layanan BBM di masyarakat yang terjamin dari sisi keamanannya dan terjamin sisi kompetitif harga belinya.

Anggota Tim Ahli Pertades Sardi AK SH MH menuturkan Pertades di Tlogo dan Kalijambe  ini diharapkan dapat segera beroperasi, sehingga dapat memotivasi desa-desa lain yang kesulitan mengembangkan bisnis BUMDes.

“Pertades menjadi pilihan tepat bagi BUMDes dalam mengembangkan atau memulai usaha di wilayah pedesaan, dari sisi pangsa pasar sangat jelas dan potensial. Demikian juga dari sisi regulasi distribusi, terpayungi oleh regulasi yang diterbitkan BP Migas,” tuturnya. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 925 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *