Home > HEADLINE > Panggung Kahanan Himpun Donasi Untuk Seniman

Panggung Kahanan Himpun Donasi Untuk Seniman

SEMARANG[Kampusnesia] – Pertunjukan virtual Panggung Kahanan yang digelar di rumah dinas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Puri Gedeh Semarang bakal jadi ajang penggalangan donasi untuk para seniman.

Dibukanya penggalangan dana itu, semakin spesial dengan penampilan Kasidah EzzurA, generasi ke empat Nasida Ria saat beraksi di Panggung Kahanan edisi ke empat, Senin (11/5).

Berbagai genre seni selalu disajikan dalam Panggung Kahanan yang digelar seminggu tiga kali mulai Senin, Rabu dan Jumat. Pada edisi ke tiga, Jumat (8/5) lalu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berinisiatif melakukan penggalangan dana untuk seniman.

Menurutnya, semasa Pandemi ini para seniman telah kehilangan panggung, yang berarti hilang pula penghasilannya.

“Mudah-mudahan Panggung Kahanan ini tetap mendorong seniman untuk berkarya. Makanya kita dorong untuk ada donasi agar teman-teman seniman tetap urip (hidup),” ujar Ganjar.

Donasi bisa disalurkan lewat rekening Bank Jateng No rek 2032191919 an Panggung Kahanan. Atau juga bisa disimak pada tayangan Livestreaming di channel YouTube dan akun Facebook Ganjar Pranowo yang setiap kali live streaming bisa disaksikan mencapai 1 juta tayangan.

“Semoga para seniman yang terdampak Covid-19 ini tetap berkreasi, tetap berkarya,” tuturnya.

Pada Senin (11/5) sore, meski gerimis Panggung Kahanan juga tetap diselenggarakan. Para pemain pun tetap menunjukkan kreativitasnya, dari tari tradisional, wayang rotan Jepara, sampai pantomim.

Pertunjukan semakin menarik dengan penampilan dari Kasidah EzzurA, grup musik generasi ke empat kasidah legendaris dari Semarang, Nasida Ria. Lagu pertama yang mereka dendangkan adalah selawat Badar. Berturut-turut lagu selanjutnya yang dimainkan adalah Lagu Kami, Hikmah Ramadan dan ditutup dengan lagu fenomenal, Perdamaian.

Adanya Panggung Kahanan, menurut Zahrotul Walidah, vokalis EzzurA, sebagai berkah Ramadan di tengah wabah. Karena sejak kali pertama Covid-19 masuk ke Tanah Air dirinya bersama rekan-rekannya tidak diperbolehkan manggung.

“Tapi memang kita mesti tetap kreatif dan tidak boleh berhenti berkarya. Harapan kami semoga kreativitas dari Pak Ganjar dengan menyediakan ruang ini bisa ditiru teman-teman seniman,” tuturnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 71 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *