Home > EKONOMI & BISNIS > KAI Perpanjang Masa Berlaku Tes PCR Selama 14 Hari

KAI Perpanjang Masa Berlaku Tes PCR Selama 14 Hari

SEMARANG[Kampusnesia] – PT KAI memperpanjang masa berlaku uji tes PCR dan Rapid selama 14 hari bagi penumpang Kereta Api jarak jauh maupun jarak menengah di masa transisi, untuk memberikan keleluasaan dan keringanan dalam memenuhi persyaratan bertransportasi.

Kahumas KAI Daops 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan ketentuan tersebut mengacu surat edaran (SE) gugus tugas percepatan penanganan Corona nomer 9 tahun 2020 tanggal 26 juni 2020 tentang perubahan atas surat edaran gugus tugas percepatan penanganan Corona nomer 7 tahun 2020 tentang kriteria persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Semula, lanjutnya, menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji rapid-test dengan hasil non reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan

“Namun saat ini menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif atau surat keterangan uji rapid-test dengan hasil non reaktif yang berlaku 14 hari pada saat keberangkatan,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (30/6)

Menurutnya, dengan perubahan masa berlaku yang semakin panjang ini,diharapkan dapat meringankan pengguna jasa angkutan kereta api dalam beraktivitas bertransportasi.

“Selain itu mampu menggugah minat masyarakat untuk naik moda transportasi kereta api dengan layanan yang semakin mudah,” tuturnya.

Dia menambahkan PT KAI Daop 4 Semarang sejak 12-29 Juni 2020 telah menolak sekitar 686 orang calon penumpang kereta api di wilayah kerjanya.

Hal itu, tutur Krisbiyantoro, karena calon penumpang tidak dapat memenuhi syarat. Bahkan para penumpang KA jarak menengah dan jarak jauh yang ditolak/tidak diperkenankan naik KA karena tidak memenuhi persyaratan uji tes PCR / Rapid atau masa berlaku surat uji tes tersebut telah habis. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 6 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *