Home > HEADLINE > Fakultas Farmasi Unwahas Luluskan 83 Apoteker

Fakultas Farmasi Unwahas Luluskan 83 Apoteker

SEMARANG[Kampusnesia] – Sebanyak 83 orang apoteker baru lulusan Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, mengikuti upacara pelantikan dan pengambilan sumpah Apoteker Angkatan XV, di kampus I, Sampangan Semarang beberapa waktu lalu.

Pengucapan lafal sumpah dipimpin Perwakilan Komite Farmasi Nasional apt Bambang Triwara, Sp FRS dan disaksikan rohaniwan dari agama Islam dan Kristen. Hadir dalam acara ini perwakilan Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia  apt Firwan Firdaus MKes dan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Semarang Rahmah Nurhayati MKes.

Prosesi pelantikan dilaksanakan berdasarkan pedoman acara dari Komite Farmasi Nasional (KFN) dengan protokol kesehatan di era normal baru.

Ketua Program Studi Profesi Apoteker Unwahas apt Risha Fillah Fithria mengatakan lulusan apoteker sebanyak itu, telah berhasil memenuhi semua persyaratan kelulusan pada tingkat program studi dan tingkat nasional berdasarkan Peraturan Kemenristekdikti No 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi tingkat Profesi dan juga telah dinyatakan lulus.

“Terpilih sebagai lulusan terbaik Anis Fauziah yang menempuh sarjana lanjut profesi apoteker di Farmasi Unwahas,” ujarnya.

Menurutnya, agenda pengambilan sumpah apoteker ini tertunda empat bulan terhitung sejak awal pandemi. Dengan pengucapan sumpah apoteker ini maka lulusan telah dinyatakan legal untuk berpraktek.

Apoteker, lanjutnya, merupakan profesi yang memiliki peluang karir luas dan masih prospektif di Indonesia. Profesi ini tercantum dalam Program Indonesia sehat 2025 sebagai tenaga kesehatan unggulan di Indonesia.

Dia menambahkan seorang apoteker dapat memilih berkarir di bidang pelayanan kefarmasian, distribusi obat dan alat kesehatan maupun di industri pembuatan obat, bahan obat, jamu dan kosmetik.

“Kebutuhan apoteker di Indonesia masih jauh dari rasio ideal terutama di luar pulau Jawa. Di Puskesmas, contohnya dari 600-an Puskesmas di Indonesia yang memiliki Apoteker baru setengahnya dengan konsentrasi terbanyak di Pulau Jawa,” tuturnya. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 23 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *