Home > EKONOMI & BISNIS > SIG Bangun Sarana Prasarana Desa Di Jateng Dan Jatim Senilai Rp1,94 Miliar

SIG Bangun Sarana Prasarana Desa Di Jateng Dan Jatim Senilai Rp1,94 Miliar

JAKARTA[Kampusnesia] – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) merealisasikan bantuan untuk pembangunan sarana dan prasarana desa di beberapa kabupaten di JawaTengah dan Jawa Timur senilai Rp1,94 miliar, sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah dalam perpercepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan program Exit Strategy.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan pembangunan sarana dan prasarana itu, merupakan langkah terobosan dalam upaya membuka akses ekonomi secara bertahap menuju tatanan baru.

“Bantuan  yang dialokasikan di Jawa Tengah di antaranya pembangunan talud irigasi Dusun Wonorejo dan pagar kolam renang Dusun Krajan, Desa Tanjungharjo, Kabupaten Grobogan, Peningkatan jalan desa dan drainase Desa Bantarpanjang dan pembangunan talud Desa Penyarang, Kabupaten Cilacap,” ujar Edy Saraya di Jakarta, Sabtu (22/8).

Menurutnya, untuk  wilayah Jawa Timur, SIG membantu pembangunan sarana ibadah kelompok masyarakat An- Nur, Sampang, Madura dan Pembangunan peningkatan infrastruktur jalan Desa Jatirejo, Kabupaten Pasuruan.

Selain itu, lanjutnya, pembangunan jalan rabat beton, tembok penahan tanah dan pembangunan penerangan jalan umum di Kecamatan Besuki, Kabupaten Probolinggo dan  Pembangunan Masjid mangunan Al Bukhori, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.

Dia menambahkan pembangunan sarana prasanana umum di Jawa Tengah dan Jawa Timur jitu  dimulai pada Juli 2020 dan dijadwalkan selesai pada Oktober 2020 mendatang.

Bantuan pembangunan sarana dan prasarana desa ini, tutur Edy, merupakan wujud kepedualian perusahaan untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi dan memperlancar aktifitas masyarakat.

“Salah satu contoh adalah pembangunan talud irigasi di Desa Tanggugharjo, Jawa Tengah, talud yang dibangun memiliki peran penting untuk pengairan sawah dan pencegahan banjir bagi warga, dengan demikian secara tidak langsung akan meningkatkan penghasilan masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini,” tuturnya.

Menurutnya, seluruh aktifitas dalam pembangunan sarana dan prasarana ini dikerjakan secara padat karya dengan melibatkan warga desa, saat ini aktivitas padat karya tunai, menjadi salah satu bagian penanggulangan dampak pandemi Covid-19.

Kepala Desa Tanjungharjo Kabupaten Grobogan Sugiyono mengapresiasi dan bersyukur dengan adanya bantuan perbaikan umum untuk desanya. Bantuan yang diterima dari SIG digunakan untuk pembangunan talud irigasi sepanjang 300 meter.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga desa kami, disamping untuk mengairi sawah, pembangunan talud irigasi juga berfungsi untuk menampung limpahan air di musim penghujan, sehingga tidak lagi menggenangi rumah masyarakat seperti yang terjadi selama ini,” ujarnya.  (smh)

* Artikel ini telah dibaca 16 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *