Home > HEADLINE > Microsoft Tunjuk Sekolah Nasima Sebagai Showcase School

Microsoft Tunjuk Sekolah Nasima Sebagai Showcase School

SEMARANG[Kampusnesia] –  Microsoft perusahaan multinasional yang bergerak di bidang pengembangan dan pendistribusian software menunjuk Sekolah Nasima Semarang menjadi “The Incubator School in Microsoft Showcase School Program’’.

Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Dr Indarti MPd mengatakan  penunjukkan Microsoft terhadap lembaga pendidikan Nasima ini merupakan kepercayaan besar, kepastian penunjukan itu disampaikan melalui  surat elektronik yang diterima, Senin (21/9).

“Alhamdulillah, YPI  Nasima Semarang yang  mengelola sekolah mulai dari tingkat KB, TK, SD, SMP, dan SMA Nasima dipercaya oleh Microsoft untuk terlibat bersama sekolah-sekolah di dunia untuk memperdalam dan memperluas transformasi pendidikan dalam suatu kerangka kerja yang sistemik dan holistik,” ujar Indarti di Semarang, Selasa (22/9)

Menurutnya, lembaga-lembaga pendidikan di bawah Nasima akan memanfaatkan secara maksimal platform Microsoft for Education dalam sistem pendidikan yang memberdayakan segala potensi sekolah dan berwawasan global.

Menurut situs Microsoft,  lanjutnya, pada 2020-2021 terdapat 300 sekolah daru berbagai negara di dunia mengikuti program ini. Dari sejumlah itu, dua di antaranya dari Indonesia, yaitu Sekolah Nasima Semarang dan Sekolah Pelita Harapan Tangerang.

Dia menambahkan pihaknya bersyukur karena Sekolah Nasima dipercaya Microsoft untuk menjadi bagian dari gerakan transformasi pendidikan global. Semoga kesempatan ini membawa manfaat bagi Sekolah Nasima dan dunia pendidikan Indonesia pada umumnya.

Sekolah-sekolah Nasima, tutur Indarti, sudah menjalin kerja sama dengan Microsoft sejak Desember tahun lalu. Kerja sama tersebut dijalin sebagai langkah untuk mempercepat program Sekolah Nasima Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Dia menuturkan bentuk kerja samanya di antaranya pemberian lisensi perangkat lunak Microsoft Office 365 khusus untuk pembelajaran. Selain itu juga berupa pelatihan guru agar mampu melakukan transformasi menuju sistem pendidikan digital serta mengaplikasikan platform Microsoft for Education.

Sejumlah 25 orang guru Nasima telah dilatih oleh mentor dari Microsoft Indonesia 10-11 Maret lalu. Setelah itu, mulai Senin 16 Maret melatih semua sekolah, termasuk Sekolah Nasima wajib melakukan pembelajaran daring sebagai upaya pencegahan pandemi Covid-19.

“Semua guru Sekolah Nasima mampu merespon secara cepat dan tepat. Pengimbasan kompetensi segera dilaksanakan kepada semua guru. Pembelajaran daring pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020 dan semester gasal 2020/2021 pun dapat dilaksanakan secara baik,” tutur Indarti.

Penilaian itu berdasar pada angket kepuasan orang tua peserta didik terhadap layanan pendidikan daring di Sekolah Nasima. Karakter pembelajar dan inovasi para pendidik Sekolah Nasima selama masa pembelajaran daring diakui oleh Senior Manager of Education Program PT Microsoft Indonesia, Obert Hoesianto ST.

“Kecepatan mengeksplore dan memanfaatkan Microsoft Office 365 oleh guru-guru Nasima sangat luar biasa. Tentunya berkat dorongan dan fasilitasi dari yayasan maupun pimpinan di Sekolah Nasima,” ujar Obert.

Pernyataan itu disampaikan pada saat hadir daring dalam acara pelepasan lulusan SMP Nasima beberapa waktu lalu. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 153 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *