Home > HEADLINE > Yayasan Aku Bangga Indonesia Tanah Airku Dideklarasikan Di Semarang

Yayasan Aku Bangga Indonesia Tanah Airku Dideklarasikan Di Semarang

                          Pendiri dan Pembina Yayasan ABITA Dr Drs Budiyano SH MHum

SEMARANG[Kampusnesia] – Sejumlah tokoh dan akademisi di Semarang mendirikan Yayasan Aku Bangga Indonesia Tanah Airku yang selanjutnya disingkat ABITA, sebagai upaya untuk dapat ikut berkontribusi bersama elemen bangsa lainnya mewujudkan cita-cita luhur bangsa sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 .

Pendiri dan Pembina Yayasan ABITA Dr Drs Budiyano SH MHum mengatakan sejatinya  tanggung jawab mewujudkan cita-cita itu adalah taggung jawab bersama seluruh anak bangsa, namun belakangan ini muncul fenomena-fenomena dan gerakan-gerakan di masyarakat yang menggerus nilai-nilai nasionalisme.

“Kalau hal itu  dibiarkan akan menghambat upaya-upaya mewujudkan cita-cita nasional, karena itulah kami bersama beberapa teman menghadirkan ABITA untuk mengawal perjalanan bangsa ini agar upaya mewujudkan cita-cita nasional itu berjalan lancar,” ujar, Senin (26/10).

Menurutnya, yayasan ABITA didirikan di Kota Semarang pada hari Rabu 9 September 2020 berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia nomor AHU 0015302.AH0104 tanggal 9 September 2020 sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan, dan akan dideklarasikan di Hotel Candi Indah Semarang, Selasa (27/10).

Yayasan ABITA, lanjutnya, berkedudukan di Kota Semarang, berasaskan Pancasila dan  sasarannua adalah Yayasan ABITA adalah seluruh masyarakat Indonesia terutama generasi muda. Sedangkan visinya adalah mewujudkan ABITA sebagai Institusi Sosial untuk Menguatkan Nasionalisme dan Karakter Bangsa Indonesia.

Dia menambahkan misi ABITA meliputi membina anak bangsa menjadi kader bangsa yang bangga, cinta dan bela Indonesia, memperkokoh wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, menguatkan toleransi keberagaman  untuk persatuan bangsa, membangun sumber daya manusia berkualitas yang nasionalis dan berkarakter bangsa, dan memberdayakan potensi masyarakat untuk kemandirian bangsa.

Tujuan ABITA, tutur Budiyanto, membina nasionalisme Indonesia dan pendidikan karakter dalam rangka menguatkan kebanggaan dan kecintaan terhadap tanah air, memantapkan wawasan kebangsaan generasi muda dalam rangka memperkokoh ketahanan bangsa.

Dia menuturkan selain itu, adalah menguatkan toleransi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dalam rangka persatuan dan kesatuan bangsa, membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas didasari kebanggaan dan kecintaan terhadap tanah air dan memberdayakan potensi masyarakat menuju kemandirian bangsa.

“Sedangkan asas Yayasan ABITA  adalah Pancasila. Sasarannya adalah seluruh masyarakat Indonesia terutama generasi muda,” tuturnya.

ABITA sebagai institusi sosial ingin melaksanakan berbagai program dan kegiatan dalam rangka penguatan nasionalisme dan karakter bangsa Indonesia yang bersifat mandiri. Upaya tersebut diarahkan untuk membangun kebanggaan dan kecintaan terhadap bangsa dan negara Indonesia, membina generasi muda terhadap semangat juang (patriotisme) dan cinta tanah air (nasionalisme), untuk memupuk persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika.

Selain itu, lanjutnya, juga memantapkan wawasan kebangsaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Setelah launching ini, menurutnya, akan dilaksanakan konsolidasi yaitu pembentukan kepengurusan ABITA baik di tingkat provinsi, kota/kabupaten, perwakilan luar negeri dan komunitas ABITA.

Selain Budiyanto (Ketua Umum DPP Ika Unnes dan Ketua Dewan Pendidikan Kota Semarang), sejumlah tokoh yang membidani wadah ini di antaranya para akemisi di Semarang terdiri Drs Tijan MSi, Nanik Pudjowati M Pd dan Dr Hari Wuljanto Msi. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 94 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *