Home > HEADLINE > Polda Jateng Tangkap 5 Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Polda Jateng Tangkap 5 Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

SEMARANG[Kampusnesia] – Ditreskrimum Polda Jateng berhasil tangkap lima orang pelaku pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, sedangkan  satu orang pelaku lainya masih DPO.

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan modus operandi pelaku bahwa pelaku membujuk korban untuk melakukan persetubuhan dengan cara memberikan minuman keras (conyang) kepada korban kemudian pelaku mempertemukan korban dengan teman-teman pelaku hingga terjadi persetubuhan dan pencabulan terhadap korban.

“Pelaku T ini sebagai pacar korban selama kurang lebih 2 atau 3 bulan kemudian mereka sering berkumpul dan minum minuman keras sehingga si korban mabuk kemudian dibiarkan oleh sang pacar tadi dicabuli sama teman-teman yang lain,”ujar Kabidhumas pada acara pers rilis, Kamis (26/11).

Acara itu juga Kasubdit IV AKBP Sunarno, Kanit I (PPA) Kompol Agus Sunandar, Panit I Unit I AKP Pudji Hari S, dan Panit II Unit I  Iptu Yuni Utami.

Menurutnya, korban berinisial SAW pelajar (15) dengan kelima pelaku berinisial T (23) RD (26) S (19) TM (29) dan AM (28) hingga saat ini Polisi masih memburu 1 pelaku lain bernama Rudi (26).

“TKP nya tidak di satu tempat saja, ada di rumah kosong kemudian di teras Madrasah dan di Kebun perumahan Kaliwungu,” tuturnya.

Tersangka dan barang bukti berupa Akta kelahiran dan KK korban, Pakaian korban, dan Pakaian pelaku telah diamankan guna pembuktian di pengadilan.

Iskandar menuturkan kelima tersangka akan dijerat dengan pasal Persetubuhan terhadap anak dan atau pencabulan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76 D Jo Pasal 81 Ayat (1) dan atau Pasal 76EJo Pasal 82UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan idana penjara paling singkat 5 tahun danpaling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliyar. (rs)

 

* Artikel ini telah dibaca 13 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *