Home > HEADLINE > PBSI Unissula Selenggarakan Webinar Perencanaan & Evaluasi Pembelajaran Daring

PBSI Unissula Selenggarakan Webinar Perencanaan & Evaluasi Pembelajaran Daring

SEMARANG[Kamapusnesia] – Webinar ketiga dengan tema Perencanaan dan Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dengan Sistem Daring, yang diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang mendapat apresiasi tinggi, dengan banyaknya peserta, Selasa (5/1).

Sebanyak 275 peserta lebih yang berasal dari guru, dosen, mahasiswa, pemerhati bahasa dan sastra Indonesia yang mengikuti acara yang digelar secara live zoom dan youtube PBSI Unissula tersebut.

Dekan FKIP Unissula Dr Turahmat SPd MPd mengatakan acara ini merupakan hasil kerja sama antara prodi PBSI FKIP Unissula dengan prodi PBSI FKIP Universitas Pancasakti Tegal, dan Prodi PBSI FKIP Universitas Muhadi Setiabudi Brebes.

“Hasil kerja sama ini diharapkan tidak hanya pada kegiatan webinar, namun pada kegiatan lain seperti kegiatan penelitian dalam kerangka kurikulum merdeka belajar. Webinar ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada guru, dosen, mahasiswa, pemerhati bahasa dan sastra Indonesia mengenai perencanaan dan evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan sistem daring,” ujarnya.

Menurutnya, perencanaan tidak hanya bermakna mendesain sesuatu. Perencanaan itu juga bermakna evaluasi, sehingga hakikatnya perencanaan adalah evaluasi, evaluasi adalah perencanaan.

Oleh karena itu, lanjutnya,Webinar ini menghadirkan sejumlah pakar sebagai narasumber di antaranya Dr Burhan Eko Purwanto MHum. dari Universitas Pancasakti Tegal, Dr Aida Azizah MPd dari Universitas Islam Sultan Agung dan Nurchalistiani Budiani MPd dari Universitas Muhadi Setiabudi Brebes.

Dr Burhan Eko Purwanto MHum mengatakan perencanaan dan pengembangan evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Evaluasi, tutur Burhan, bertujuan untuk memperoleh data dan informasi tentang pembelajaran yang telah dilakukan, sehingga dapat menentukan berbagai hal terutama perbaikan dan pengembangan pembelajaran.

Hasil penilaian juga dapat dimanfaatkan untuk mendiagnosis kesulitan belajar peserta didik, serta feedback untuk memperbaiki proses pembelajaran dan sebagai pertimbangan kelulusan.

Dr Aida Azizah MPd memaparkan tentang implementasi pembelajaran daring berbasis media sosial dalam mata kuliah Bahasa Indonesia. Proses pembelajaran yang dilakukan seharusnya menghasilkan evaluasi yang dapat memberikan gambaran tentang kesulitan belajar dan tingkat keaktivan mahasiswa dalam perkuliahan mandiri.

Juga memberikan gambaran tentang tingkat penguasaan mahasiswa terhadap materi, memberikan gambaran tentang tingkat penguasaan mahasiswa dalam mengimplementasikan materi dan memberikan gambaran tentang tingkat penguasaan mahasiswa dalam mempraktikkan materi yang dikuasai.

Sementara Nurchalistiani Budiana MPd menuturkan tentang evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia dengan sistem daring.

“Konsep evaluasi meliputi deskripsi metode pelaksanaan evaluasi, cara penilaian, dan penentuan kriteria kelulusan. Selain itu, aktivitas mahasiswa untuk meraih capaian pembelajaran disesuaikan dengan metode pelaksanaan, kriteria penilaian dan bobot penilaian. Di setiap tahapan pembelajaran diperlukan assesmen yang sesuai. Berdasarkan pemaparan dari ketiga narasumber, dapat disimpulkan bahwa perencanaan dan evaluasi yang diberikan harus disesuaikan dengan kompetensi dan capaian pembelajaran peserta didik/mahasiswa,” tuturnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 5 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *