Home > HEADLINE > KONI Kota Semarang Kukuhkan 12 Cabang Olahraga Baru

KONI Kota Semarang Kukuhkan 12 Cabang Olahraga Baru

SEMARANG[Kampusnesia] – KONI Kota Semarang mengukuhkan 12 cabang olahraga (Cabor) baru yang bakal ikut memperkuat di ajang dipertandingkan Porprov 2022 mendatang.

Pengukuhan Cabang Olahraga Baru tersebut dilakuan setelah digelar Rapat Kerja Tahunan  KONI Kota Semarang yang berlangsung di Hotel Golden City Semarang, Sabtu (3/4).

Pengukuhan ditandai dengan penyerahan pataka dari cabang olahraga baru kepada Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara.

Berdasarkan Surat Keputusan dengan Nomor 04/TAP/RAT/KONI/IV/2021, ke-12 Cabang Olahraga Baru yang dikukuhkan adalah Bina Raga (PBFI), Angkat Berat (Pabersi), Angkat Besi (PABSI), Hapkido (HI), Tiathlon (FTI), Sambo (Persambi).

Kemudian Rugby (PRUI), E-Sport (PDESI), Korfball (PKSI), Ferwosi, Jujitsu dan Kick Boxing.

Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan pengukuhan 12 Cabang Olah Raga baru ini memang dipersiapkan untuk ajang kompetisi Porprov Jateng 2022.

“Kebetulan dalam Porprov Jateng 2022 akan ada pertandingan dari cabor-cabor baru. Maka mulai saat ini kita persiapkan, baik managemen maupun atletnya,” ujar Arnaz.

Arnaz menuturkan karena Porprov Jateng 2022 sudah semakin dekat, pihaknya meminta kepada khususnya cabang olah raga baru ini untuk mengintensifkan pembinaan atlet.

“Dengan menjadi anggota KONI, pembinaan bisa lebih maksimal. Jangan sampai hanya papan nama. Kami akan memantau perkembangan cabang-cabang anggota baru. Adminitrasi juga harus diperhatikan,” tuturnya.

Menurutnya, tantangan KONI Kota Semarang semakin berat, mengingat selain harus mempertahankan gelar juara umum Porprov Jateng 2022, namun juga harus mampu menciptakan atlet-atlet baru berprestasi di Kota Semarang.

Dia menambahkan ke depan KONI Kota Semarang memiliki tantangan yang sangat berat, karena situasi masih pandemi, namun harus mempersiapkan Porprov Jateng 2022.

Selain itu, lanjutnya, KONI harus mempertahankan Juara Umum Porprov dan yang paling penting harus mampu menciptakan atlet-atlet baru.

Meski situasi pandemi, tutur Arnaz, diharapkan pengurus dan Induk Organisasi Cabang Olahraga (IOCO) tetap semangat mempersiapkan atletnya dengan standar protokol.

“Pandemi jangan dijadikan alasan untuk tidak mempersiapkan atletnya. Pengurus Cabor harus bisa berinovasi, terus berlatih agar mampu mewujudkan Semarang Emas dalam ajang Porprov 2022 mendatang,” ujarnya. (rs)

 

* Artikel ini telah dibaca 4 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *