Home > HEADLINE > Koni Kota Semarang Mulai Gencar Seleksi Atlet Jelang Porprov Jateng 2022

Koni Kota Semarang Mulai Gencar Seleksi Atlet Jelang Porprov Jateng 2022

SEMARANG[Kampusnesia] – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang mulai gencar melakukan pembinaan atlet-atlet berprestasi untuk persiapan pra-Porprov 2021 dan Porprov 2022.

Pembinaan dilakukan secara ketat dengan seleksi terhadap semua atlet cabang olahraga (Cabor) untuk mencari bakat-bakat muda yang berprestasi.

Seleksi dilakukan di komplek Gor Tri Lomba Juang Semarang yang digekar sejak Senin hingga Kamis (5-8/4) dengan diikuti sebanyak 700 atlet.

Abigail Guinnevere Nimas Ayu (21) seorang atlet sepatu roda menuturkan bagaimana ketatnya seleksi yang diklakukan Koni Kota Semarang ini.

“Meski sudah pernah meraih medali emas, tapi tetap harus mengikuti selekai yang ketat,” ujar gadis peraih dua medali emas dan 1 medli perak di ajang Porprov 2013 yang digelar di Kabupaten Banyumas.

Abigail menuturkan nomor-nomor yang akan dimainkan olehnya di antaranya nomor 200 meter, 500 meter,  1000 meter , 3000 , 10.000 meter dan beregu. Bahkan dia pernah meraih medali emas di nomor 10.000 meter dan beregu.

“Nah saya dapet medali emas di Porprov itu di nomor 10.000 meter dan beregu,” tutur Mahasiswa Undip Semester VI Jurusan Kesehatan Masyarakat tersebut.

Selain itu, Abigail juga pernah meraih medali perunggu di PON 2016 di Jawa Barat.

“Saya juga pernah meraih medali perunggu di PON Jabar pada 2016 saat pertama kali ikut, “ ujarnya.

Di Cabor lain, Adi Wibiwo Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Semarang mengatakan perlunya keberadaan pelatih-pelatih berkualitas untuk menunjang prestasi atlet.

“Contoh di Cabor sepeda, pelatihnya hanya saya sendiri. Padahal saya juga Ketua Cabor- nya,” tutur Adi yang sudah sejak 2009 menjadi pelatih balam sepeda.

Bahkan pria yang akrab disapa Adi Bike tersebut mengaku pernah merangkap sebagai pelatih sekaligus pemain hingga 2011.

“Sejak 2009 saya melatih merangkap sebagai atlit. Bahkan baru total melatihpada 2011,” ujarnya.

Namun demikian, dia menambahkan sebagai pelatih sempat membawa Jawa Tengah bertanding di PON Riau pada 2012.

“Pengalaman sebagai pelatih pernah mendampingi tim balap speda PON Jateng yang bertanding di Riau saat gelaran PON 2012,” tuturnya.

Pada ajang Porprov, Adi pernah mendulang banyak medali di Porprov Banyumas dan Surakarta sebagian pelatih.

Wakil Ketua Umum II Bidang Bina Prestasi (Binpres) KONI Kota Semarang Helly Sulistiyanto mengatakan tes fisik atlet ini sebagai bagian dari program Semarang Emas, untuk meningkatkan prestasi atlet.

Semua atlet yang terdata di cabang olahraga naungan KONI Kota Semarang, diwajibkan mengikuti tes fisik ini.

“Tujuan tes fisik untuk mengukur standar fisik atlet kami. Nantinya hasil tes fisik akan jadi panduan dan evaluasi, apa saja yang harus ditingkatkan para atlet. Cabor akan kami beri hasil, untuk panduan apa saja program yang dibutuhkan agar fisik atlet memenuhi standar KONI Kota Semarang,” ujarnya.

Menurutnya, beberapa hal yang dilihat dalam tes fisik ini di antaranya ketahanan fisik dan tubuh atlet, kecepatan, kekuatan dan ketahanan otot, reflek, berat badan dan tinggi badan.

Bila ada hal yang dinilai belum standar, maka atlet melalui cabor diminta untuk meningkatkan sektor fisik yang kurang ideal tersebut.

“Tujuan mengukur standar fisik atlet. Hasil tes fisik ini akan dievaluasi, untuk mengklasifikasikan fisik atlet. Hal ini berkaitan dengan program latihan ke depan. Apa yang dibutuhkan atlet. Standar cabang olahraga untuk fisik dasar atlet kami samakan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara menuturkan tantangan KONI Kota Semarang pada 2021 dan 2022 akan semakin berat.

Pasalnya, tutur Arnas, selain harus bisa merealisasikan target mempertahankan gelar juara umum Porprov Jateng 2022, juga harus mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi di Kota Semarang.

Untuk itu, menurut Arnaz, berbagai program disiapkan, salah satunya Program Semarang Emas ini. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 13 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *