Home > EKONOMI & BISNIS > AGRIBISNIS > Banyak Pengusaha Turki Berminat Investasi Ke Jateng

Banyak Pengusaha Turki Berminat Investasi Ke Jateng

SEMARANG[Kampusnesia] – Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi yang banyak dilirik investor Turki untuk menanamkan modalnya di berbagai sektor.

“Kami ingin berkontribusi melakukan sesuatu buat Jateng. Apalagi, saya melihat Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memiliki semangat luar biasa dalam mengembangkan potensi-potensi yang ada di provinsi ini,” ujar Iqbal saat berkunjung ke rumah dinas Guebrnur Jateng di Puri Gedeh Kota Semarang, Sabtu (1/5) malam.

Dalam pertemuan itu, dibahas potensi kerja sama yang dapat dilakukan antara Turki dan Jateng.

Banyak perusahaan di Turki, lanjutya, berminat untuk datang ke Jateng. Mereka ingin melakukan usaha di provinsi yang terkenal dengan iklim investasi yang kondusif.

“Saya diskusi soal kerja sama pengolahan pangan, teknologi pasca panen di Jateng. Turki cukup maju dalam teknologi itu, dan minat investasi dalam bidang ini sudah banyak,” tuturmnya.

Selain itu, ada juga pembicaraan mengenai kerja sama di bidang transportasi listrik, khususnya untuk angkutan umum. Selain itu, diskusi mengenai perdagangan antar negara itu.

“Termasuk handycraft Jateng itu laku keras di Turki. Nanti kami akan bantu pasarkan di sana, termasuk kami bantu investor Turki untuk datang ke Jawa Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyambut baik adanya kerja sama antara Turki dan Jawa Tengah. Menurutnya, dengan kerja sama itu, maka produk-produk Jateng akan tembus ke pasar internasional.

“Beberapa waktu lalu saya kedatangan Dubes Ceko, selang beberapa hari saya ngobrol virtual dengan Dubes Inggris. Sama, membahas potensi kerja sama dengan kami. Maka saya menyambut baik pak Iqbal ini karena potensi kerja sama dengan Turki sangat menjanjikan,” tuturnya.

Selama ini, tutur Ganjar, memang lagi getol menjalin komunikasi dengan para Dubes Indonesia di berbagai negara. Dalam komunikasi itu, selalu dibahas potensi kerja sama yang mungkin bisa dilakukan.

“Bahkan semua menyambut baik, kita sering dibantu para Dubes itu memasarkan produk unggulan Jateng di berbagai negara, termasuk dibantu memasarkan potensi investasi pada pengusaha-pengusaha di negara itu,” ujarnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 1 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *