Home > HEADLINE > Minat CPNS Kemenkum HAM Jateng Paling Banyak

Minat CPNS Kemenkum HAM Jateng Paling Banyak

SEMARANG[Kampusnesia] – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyatakan tahapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenkum HAM Jateng jumlah animo pelamar paling banyak.

Proses pelaksanaan mengutamakan protokol kesehatan, bahkan peserta yang mau melaksanakan tes dilakukan bergantian untuk masuk ruang tes.

Dalam proses seleksi tes CPNS, pihaknya menyatakan bakal merekrut 558 orang untuk dijadikan sebagai sipir lapas.

“Saya lihat ketimbang daerah-daerah lainnya, animo masyarakat Jawa Tengah yang melamar CPNS di Kemenkumham paling banyak. Kurang lebih yang lolos seleksi administrasi ada 24.709 peserta,” ujar Andap saat meninjau tes CPNS di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sekaran Gunungpati, Kamis (4/11).

Selama 17 Oktober hingga 4 November 2021, tes CPNS Kemenkumham di Unnes terbagi tiga sesi.

Peserta SKD yang terdaftar sebanyak 1.241 Sarjana (S1) dan sebanyak 23.468 lulusan SMA. Total keseluruhan pelamar mencapai 35.011 orang.

Dia mengatakan kebutuhan tambahan 558 sipir, terdiri dari lowongan bagi pria sebanyak 551 orang, tujuh perempuan dan sisanya tiga pria sebagai petugas keimigrasian.

Pihaknya memastikan tes CPNS di masa pandemik tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Andap juga mengaku proses seleksi tes CPNS di Jateng tetap transparan dan obyektif.

“Untuk mengupayakan tambahan pegawai, kita tetap mengakomodir peserta tes dari kalangan disabilitas dan para ibu hamil. Ruangannya juga dipisah. Sejauh ini tidak ada komplain apapun dari peserta tes. Seluruhnya sudah menjalani tes kesehatan,” tuturnya.

Soal temuan kecurangan tes CPNS di Sulsel, pihaknya mengungkapkan telah melibatkan petugas di lapangan untuk memproses kasusnya ke pihak Kepolisian.

Pihaknya sedang mengembangkan penyelidikan bersama jajaran Kanwil untuk mengusut modus kecurangan. “Petugas sudah menangkap pelakunya dan langsung diserahkan kepada Kepolisian,” ujar Andap.

Kakanwil juga menginformasikan, SKD akan diikuti oleh 24.709 peserta yang telah lebih dulu lulus seleksi administrasi.

SKD akan berlangsung selama 16 hari, mulai 19 Oktober sampai dengan 04 November 2021.

Setiap harinya, seleksi akan berlangsung dalam 3 sesi. Dimana masing-masing sesi akan diikuti oleh 505 orang peserta.

Adapun formasi pegawai yang dibutuhkan untuk wilayah Jawa Tengah sebanyak 598 orang. Bahkan didominasi untuk formasi Penjaga Tahanan. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 42 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *